
Jombang,Sekilasmedia.com Kabar duka datang dari Dam Karet Sungai Brantas Desa Jombatan Kesamben.Dua anak yang masih berstatus pelajar tenggelam di sekitar Dam Karet Jombatan-Kesamben. Kamis 03 November 2022,bermula dari laporan warga kepada Babinsa,Koptu Syaifudin sebagai Babinsa Jombatan bergerak cepat mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menggali info dan melaporkan ke komando atas,serta ikut memantau bersama BPBD dalam pencarian korban.Derasnya arus sungai Brantas,munghambat pencarian di TKP yang bertempat di Dam Karet di sungai Brantas masuk Dsn. Pulo Kunci Ds. Jombatan Kecamatan Kesamben.
Dari info dan keterangan saksi yang merupakan teman korban didapati identitas korban,yang masih duduk di bangku sekolah,keduanya adalah warga Mojokerto,Mohamad Alfin, umur 14 th, Alamat Ds. Betro Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto korban satunya bernama Krisno , Laki laki, umur 14 th, pelajar, Ds. Kedungwaru Kec. Kemlagi Kab Jombang.
Saudara Exar sebagai saksi menuturkan,bahwasanya
Pada hari Kamis tgl 03 November 2022 sekitar pukul 09.00 Wib saksi Exar waktu itu sedang sekolah di SMP I IBNU SINAH yang berlamat di Kedungsari Kec. Kemlagi Kab. Mojokerto. Kemudian di jemput kedua temanya bernama ALFIN dan KRISNA yang selanjutnya berboncengan dg mengendarai spd motor Suzuki Smash S- 6337-TG menuju Dam Karet di Dsn. Pulo kunci Kesamben. Pada saat Alfin dan Krisno langsung turun dan berenang di area Dam Karet sementara Exar tidak ikut mandi dan pergi beli es teh diwarung Dsn. Pulo kunci tetapi setelah balik ke lokasi Dam Karet Exar tidak melihat temannya di Dam Karet tersebut.
Analisa dari
Polsek Kesamben penyebab kejadian tersebut karena terlalu derasnya arus sungai Brantas dan korban tidak bisa berenang.
Dari kejadian tersebut menyebabkan 2 org tenggelam dan sampai sekarang belum di temukan.
Babinsa Koramil Kesamben bersama warga dan instansi terkait memantau sekitar bantaran sungai,sembari menunggu BPBD berpatroli mencari korban dengan perahu karet di sekitar TKP.





