
Jombang,Sekilasmedia.com- Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak dibeberapa wilayah kecamatan Plandaan hal itu menjadikan semua pihak waspada akan penyebaran penyakit tersebut. Jumat, 02 Desember 2022.
Seperti yang dilakukan oleh Serda Arik widiono Babinsa Desa Bangsri bersama mantri kesehatan mewaspadai penularan penyakit ini dengan turun langsung ke lapangan bersama perangkat Desa Bangsri guna untuk mengedukasi peternak dan mendata jumlah hewan ternak yang ada di wilayah binaan.Sekaligus pemasangan anting sapi atau ear tag sebagai tanda bahwa sapi tersebut sudah tervaksin dua kali.
Pelaksanaan edukasi kali ini di laksanakan di Dusun Sembung Desa Bangsri,Serda Arik Widiono juga mengecek kondisi kandang,kondisi hewan dan mendata jumlah hewan ternak yang sudah tervaksin dua kali sekaligus yang sudah di berikan ear tag bersama mantri kesehatan,Kunjungan dan edukasi kali ini disambut baik oleh masyarakat,khususnya peternak Sapi di Dusun Sembung Desa Bangsri.
Serda Arik Widiono dalam kesempatan tersebut menuturkan “kegiatan ini merupakan bentuk usaha dari TNI guna membatu program pemerintah dalam mencegah meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di wilayah kecamatan Plandaan.
Terutama di wilayah Desa Bangsri kecamatan Plandaan,Babinsa turun ke lapangan dengan memberikan edukasi tentang penyakit ini,sehingga diharapkan hewan ternak terbebas dari bahaya penyakit mulut dan kuku.”tutur Serda Arik Widiono”.(Pendim0814)






