Daerah

Sat Polairud Polres Lamongan Paparkan Alat Tangkap Ramah Lingkungan dan Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan

×

Sat Polairud Polres Lamongan Paparkan Alat Tangkap Ramah Lingkungan dan Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Sekilasmedia.com – Polda Jatim melalui jajaran Sat Polairud Polres Lamongan laksanakan kegiatan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan Alat Tangkap Ramah Lingkungan, bertujuan untuk mendengarkan permasalahan yang dihadapi khususnya untuk nelayan di masa situasi yang saat ini tidak menentu sehingga berdampak kepada nelayan yang bertempat di gedung UMLA paciran Lamongan.

Kegiatan Jum,at Curhat bersama Kasat Polairud Res Lamongan AKP Erni Sugihastuti, yang bertempat di gedung UMLA dihadiri Polsek Paciran Kec Paciran Ipyu Purnomo, Perwakilan Dinas Perikanan Kab Lamongan Dan Cabang Dinas Perikanan Propinsi Jawa timur, Bpjs Ketatakerjaan Kab Lamongan., Kapal Bko Ditpolairud Polda Jatim, Ketua HNSI Lamongan, ketua rukun nelayanKec Brondong dan Kec Paciran,dan 60 orang Perwakilan Masyarakat Nelayan.

Sambutan Oleh Dinas perikanan Kab Lamongan menuturkan, “Kami dari dinas perikanan Kabupaten Lamongan berpesan kepada masyarakat nelayan agar memperhatikan perubahan cuaca yang extrim sebelum berangkat melaut melihat BMKG dan tak lupa mari kita menjaga ekosistem biota laut kita.” Paparnya

Memberikan sosialisasi kepada masyarakat nelayan tentang alat tangkap yang ramah lingkungan dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan di kab lamongan.dan menyampaikan Tentang Zona penangkapan ikan kepada masyarakat nelayan disesuaikan kepada GT kapal serta menyampaikan agar kita menjaga kelestarian tanaman mangrove dan terumbu karang di laut agar kita jaga dan kelestarian ekosistem laut.

BACA JUGA :  F-Wamipro SUKSES PERINGGATI HPN DENGAN KEGIATAN SUNATAN MASAL DAN DONOR DARAH

Tidak hanya itu, BPJS Ketenagakerjaan dari kab lamongan.
menambahkan manfaat asuransi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan  sangat banyak demi keluarga untuk bapak  dalam bekerja dilaut dapat dicaver oleh BPJS sangat penting sekali saya ucapan terimaksih kepada bapak- bapak yang sudah ikut demi kesahteraan kita semua. Yang  dimana namanya musibah datangnya kita tidak tahu untuk itu dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ini bisa di cavernya untuk yang belum mari daftar asuransi perlindungan ini merupakan program Kabupaten Lamongan.

Penyampian perwakilan rukun nelayan menyampaikan permasalah Tentang  alat tangkap jenis bubu banyak yang rusak dan hilang di laut bagaimana solusinya dan kendala pembayaran BPJS KETATAKERJAAN bagaimana prosedurnya ?

Sebagaimana mestinya tentang alat tangkap yang tidak ramah lingkungan agar ada solusinya supaya tidak terjadi gesekan antara nelayan yang ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan.

Lanjut Kasat Polairud Res Lamongan  AKP Erni menanggapi, terkait dengan keluhan masyarakat tentang rusaknya dan hilangnya jaring jenis bubu bapak meloporkan ke Dinas perikanan, Kamladu dan Sat Polairud serta ketua Rukun nelayan akan kita evaluasi apa penyebabnya rusak atau hilang karena faktor alam atau manusia kita akan musyawarahkan dengan dinas perikanan apabila bapak bapak menjumpai orang menjual jaring Bubu agar secepatnya berkoordinasi dengan ketua rukun nelayan agar kita bersama – sama mengambil tindakan.

BACA JUGA :  Pj Walikota Nurkholis Inisiasi Gerakan “Gotku Resik”, Diikuti Oleh Ribuan Peserta

Sedangkan  untuk kendala pembayaran BPJS Ketenagakerjaan kita koordinasikan dan bisa membentuk agen prisezi di agen rukun nelayan agar mempermudah pembayaran iuran BPJS  masyarakat nelayan.

Tidak hanya itu, ” Untuk kendala agar tidak terjadi gesekan antara alat tangkap tidak ramah lingkungan dan alat tangkap ramah lingkungan kita bersama Ketua HNSI Lamongan, rukun nelayan Lamongan bersama Dinas perikanan kab lamongan dan propinsi jawa timur akan membuat kesepakatan sistem zonasi jalur penangkapan dan waktu dalam pencarian ikan.” Jelas Kasat Polairud AKP Erni

“kami mohon dukungan kepada warga khususnya rukun nelayan  utk bersama menjaga agar situasi di wilayah Kabupaten Lamongan selalu berjalan dengan kondusif.” tandasnya( AR).