Jombang,Sekilasmedia.com-Babinsa Koramil 12 Kesamben Kodim 0814 Jombang,Serka Endra di dampingi Koptu Widodo melaksanakan monitoring wilayah dibantaran sungai brantas.Dimana akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi, yang bisa berpotensi mengakibatkan terjadinya luapan air Sungai Brantas ke Desa Kesamben dan membahayakan penyeberangan tradisional.Minggu (18/02/2023).
Dalam monitoring kali ini,Serka Endra menyampaikan kepada pengelola perahu penyebrangan dan warga yang hendak menyebrang,bahwasanya naiknya debit air sungai Brantas yang terjadi saat ini karena intensitas hujan tinggi di wilayah kabupaten Kediri Jombang dan sekitarnya.
“Cuaca seperti ini sudah terjadi sejak dua pekan, yang mana di sore dan malam hari curah hujan sangat deras sehingga sejumlah sungai meluap dan drainase yang ada di wilayah tidak dapat menampung debit air hujan sehingga membanjiri pemukiman masyarakat di sejumlah desa kecamatan Kesamben,” ujarnya.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, arus air dan debit air Sungai Brantas,masih aman untuk kegiatan penyebrangan menggunakan perahu.Seiring cuaca yang cerah,saat ini debit air telah mulai berkurang dan surut.
Sebagai Babinsa Serka Endra mengimbau kepada warga agar tetap waspada karena cuaca saat ini belum begitu membaik, tidak menutup kemungkinan debit air dapat bertambah lagi, maka warga lebih berhati- hati untuk keluar rumah karena banyak genangan dan selokan yang telah tertutupi air sehingga dapat membahayakan warga.
” Tidak menutup kemungkinan debit air akan bertambah lagi karena cuaca saat ini belum membaik, dan banyak selokan yang telah tertutup maka warga yang keluar rumah agar berhati-hati apa lagi di malam hari, sehingga sangat membahayakan keselamatan warga,” tutur nya.
“Selain itu, kami akan terus koordinasi dengan pihak terkait lainya untuk saling bersinergi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan yang terdampak oleh banjir.





