
SIMEULUE, Sekilasmedia.com – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Simeulue melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah penampung buah cengkeh kering di seputaran kota Sinabang, dilakukan sidak tersebut untuk mengecek kualitas buah cengkeh kering di sejumlah penampung
Sidak tersebut langsung di pimpin oleh kepala Dinas Disperindagkop Kabupaten Simeulue Novikar Setiadi di dampingi sejumlah staf Disperindagkop, Saat dilakukan sidak tersebut Kepala Disperindagkop Kabupaten Simeulue Novikar Setiadi satu persatu mengecek buah cengkeh kering yang berada di gudang para penampung atau pembeli
Kepala Disperindagkop Novikar Setiadi menyebutkan, Hasil sidak kami di sejumlah penampung buah cengkeh kering di seputaran kota Sinabang dari para pembeli atau penampung buah cengkeh kering mereka mengatakan penyebab turun harga cengkeh kering saat ini faktor kurang kering dan kotoran atau di sebut serbuk bunga cengkeh
“Pada intinya kualitas kering buah cengkehnya harus maksimal saat penjemuran serta harus bersih dari kotoran serbuk bunga cengkeh, apabila keringnya kurang serta kotor dari serbuk bunga cengkeh maka ini penyebab turunnya harga cengkeh kering di Simeulue” Kata Kepala Disperindagkop Novikar Setiadi meniru ungkapan para penampung buah cengkeh kering di seputaran kota Sinabang saat di konfirmasi Jurnalis Sekilasmedia.com pada hari Senin (06/03/2023)
Menurut Novikar Setiadi, Untuk kadar air buah cengkeh kering pihaknya menghimbau kepada petani cengkeh atau pengepul agar memaksimalkan kadar airnya paling tidak dibawah delapan persen, Rata-rata saat ini kadar airnya masih di atas sepuluh persen kadar air, Jadi berimbas secara keseluruhan ada kadar airnya yang enam persen yang punya dia berimbas
“Penyebab turunnya harga cengkeh kering saat ini di Simeulue faktor kadar air serta kotoran dari serbuk bunga cengkeh, Kemudian terkait harga cengkeh kering yang mulai tidak setabil memang dari toke besar di Medan atau dari pabrik, terkadang yang di ekspor buah cengkeh kering dari Simeulue banyak faktor kadar air dan kotoran serbuk bunga cengkeh tidak maksimal atau keringnya” tutupnya Kepala Disperindagkop.(Ardiansyah)






