TENTARAKU

Serka Tarmaji Tetap Meluangkan Waktu Pantau Warganya Yang Mendapat Pelatihan Menjahit dari BLK Jombang

×

Serka Tarmaji Tetap Meluangkan Waktu Pantau Warganya Yang Mendapat Pelatihan Menjahit dari BLK Jombang

Sebarkan artikel ini

Jombang,sekilasmedia.com-Kembali Pantau Warga Binaan yang mendapat pelatihan Kerja, Babinsa Desa Made Anggota Koramil 09/Kudu, Kodim 0814/Jombang, Serka Tarmaji melaksanakan pendampingan pelatihan menjahit di wilayah binaan, Kamis (30/03/2023).

Pada keesempatan tersebut Serka Tarmaji menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Babinsa dan Pemerintah Desa Made dalam rangka ikut serta mendorong meningkatnya ekonomi kerakyatan.

” Menjahit merupakan salah satu keterampilan yang perlu dimiliki para ibu-ibu rumah tangga. Selain bermanfaat pada diri sendiri keterampilan menjahit juga bisa menambah penghasilan keluarga dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, sehingga melalui keterampilan menjahit diharapkan dapat memberikan pengetahuan keterampilan dan menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan pada gilirannya akan membantu pemerintah dalam mengembangkan sektor industri kecil dan mengurangi angka pengangguran Serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Babinsa 03/Tembelang Karya Bakti Pembangunan Mushollah

Pada kesempatan berbeda Kades Made Ibu Winarsih mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi Babinsa yang selalu hadir setiap kegiatan di Desanya, hal ini menandakan bahwa sinergitas selama ini terbina dengan baik.

” Terima kasih untuk Pak Babinsa yang selalu hadir dalam kegiatan Desa, ini merupakan program pelatihan menjahit untuk melatih keterampilan ibu-ibu yang di dampingi langsung oleh Instruktur dari BLK Kabupaten Jombang,” Tuturnya.

Tapak saat ini proses pelatihan memasuki tahap lanjutan, yaitu memotong kain dan membuat model jahitan sesuau arahan Instruktur Pelatihan menjahit Bu Nanik dan Bu Endang Lestari.

BACA JUGA :  Aparatur di Lumajang Diharap Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat Ikut Aktif Sukseskan Vaksinasi* Lumajang, Pendim 0821 - Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. meminta kepada aparatur kewilayahan agar dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut aktif menyukseskan program vaksinasi. "Merupakan tugas kita bersama untuk mengajak masyarakat agar ikut aktif menyukseskan program vaksinasi, sehingga target 70% jumlah penduduk tervaksinasi dapat segera terwujud," ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan musala di Makoramil 0821/15 Tekung, Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (6/10/2021). Andi juga menyampaikan, bahwa sebagai bagian dari aparatur wilayah, pihaknya melalui jajaran di wilayah terus berupaya mengajak masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi, serta memberikan pemahaman bahwa vaksin yang diberikan aman dan halal. "Melalui jajaran di wilayah serta bersinergi dengan aparatur yang lain, melalui pendekatan masif kita terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pelaksanaan vaksinasi, agar tumbuh kesadaran masyarakat untuk ikut aktif menyukseskannya," ujar dia. Selain itu, Andi mengatakan, bahwa pembangunan musala tersebut diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT, sehingga menunjang pelaksanaan tugas personel dalam melaksanakan tugas di wilayah. Dia juga berharap, pembangunan musala tersebut dapat berjalan dengan lancar, sehingga tidak hanya dapat memberikan manfaat kepada personel koramil, tetapi juga masyarakat yang ada disekitarnya. "Semoga pembangunan musala ini berjalan lancar, sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan prajurit dan masyarakat sekitar," harapnya. (Pendim0821).

Peserta pelatihan dari program ini adalah para ibu-ibu, setelah mengikuti program ini warga diharapkan mampu memperoleh ketrampilan dalam menjahit dan mampu untuk mengembangkan usaha, sehingga taraf ekonominya terbantu.

Serka Tarmaji menambahkan, dengan adanya kegiatan menjahit di Desa Made ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengembangkan sektor industri kecil bagi para ibu-ibu rumah tangga.

“Adanya pelatihan menjahit ini juga semoga nantinya para ibu-ibu rumah tangga dapat membuka usaha sendiri di bidang jahit menjahit,” Pungkasnya.