Daerah

Diiringi Kyai Riamin Azis, Dedy Cahyadi Kalapas Mojokerto Sampaikan Remisi Pro Warga Binaan

×

Diiringi Kyai Riamin Azis, Dedy Cahyadi Kalapas Mojokerto Sampaikan Remisi Pro Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO,Sekilssmedia.com-Didampingi KH Riamin Azis (Kyai Riamin) pengurus NU yang khotib Sholat Idul Fitri, Dedy Cahyadi Kepala Kembaga Pemasyarakatan (Kepala Lapas / Kalapas) Kelas II B Mojokerto secara simbolis menyerahkan ‘tanda’ remisi untuk Warga Binaan, Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1444 H / 2023 yang disampaikan kepada perwakilan Warga Binaan Lapas Mojokerto, Sabtu 22 Januari 2023.

Salah satunya karena efek remisi, menjadikan empat (4) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) / narapidana Lapas Mojokerto menjadi bebas dengan memperoleh remisi bebas, remisi khusus II dalam konteka sehubungan Hari Raya Idul Fitri 1444 H / 2023. Remisi khusus diberikan sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap perubahan perilaku dari WBP / narapidana yang menjadi lebih baik selama menjalani hukuman pidana.

BACA JUGA :  JMSI Blitar Raya Menggelar Deklarasi

Selain pengurangan hukuman yang menjadikan empat orang memperoleh remisi bebas, juga terdapat 326 orang WBP / narapidana Lapas Kelas II B Mojokerto yang memperoleh remisi (pengurangan masa hukuman pidana) sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1444 H / 2023.

Setelah Sholat Idul Fitri dengan khotib KH Riamin Azis, dilakukan penyerahan secara simbolis pemberian remisi khusus dilaksanakan di halaman blok hunian. Dalam kesempatan tersebut Kepala Lapas Mojokerto, Dedy Cahyadi juga menyampaikan sambutan tertulis dari Menteri Hukum Dan HAM, Yasonna Laoly.

WBP yang langsung pulang setelah memperoleh remisi, beeterima-kasih kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Hukum Dan HAM Yasona Laloy, juga terhadap seluruh petugas Lapas Kelas II B Mojokerto atas remisi dan pembinaan yang diperolehnya.

BACA JUGA :  Penuhi Program Makan Bergizi, Polda Jatim Membangun Gedung Pelayanan di Mojokerto

Diungkapkan oleh Dedy Cahyadi, pemberian remisi bisa memberikan motivasi lebih kepada narapidana untuk berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Yang disampaikan Dedy Cahyadi seirama dengan poin-poin khutbah Sholat Idul Fitri di Lapas Mojokerto yang disampaikan KH Riamin Azis. Diantaranya disebutkan pentingnya upaya untuk sucikan diri, dimana selama Bulan Puasa Ramadhan merupakan proses menempa untuk sucikan diri, proses untuk menjadi lebih baik.

Menurut Kyai Riamin, hal tersebut perlu untuk ikhtiar terus-menerus berbuat untuk yang lebih baik. “Kita semua perlu untuk sama-sama ikhtiar menjadi lebih baik,” ungkap KH Riamin Azis yang dari kecil menjadi ‘aktivis’ Nahdlatul Ulama (NU) hingga menjadi tokoh, pengurus NU dan kyai. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 (Siswahyu).