
Denpasar , Sekilasmedia.com-Setelah sukses meraih predikat terbaik III atau juara III Nasional dalam Kategori Desa Wisata Rintisan Tahun 2023, Desa Serangan, Kota Denpasar terus berbenah.
Lurah Serangan, I Wayan Karma belum lama ini mengaku bersyukur, terlebih lagi saat dirinya bersama Pokdarwis menerima penghargaan yang diumumkan di acara puncak program Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Meski meraih juara III, tapi pihaknya akan terus berbenah agar desa wisata serangan menjadi destinasi wisata dunia.
“Setelah resmi menyandang status sebagai desa wisata terbaik III Nasional, kategori desa wisata rintisan, kami yakin desa serangan makin maju dan memberikan manfaat untuk kemajuan pariwisata serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Disebutkannya, dari 75 nominasi desa wisata di Indonesia, desa wisata terbaik diraih oleh Desa Ketapanrame, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sedangkan Desa Wisata Terfavorit ditoreh Desa Cipta Karya Bengkayang, Kalimantan Tengah.
“Kami, Desa Wisata Serangan menjadi terbaik III di bawah dua desa wisata lainnya, yaitu Desa Wisata Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau dan Desa Wisata Pekunden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah,” bebernya.
Menparekraf, Sandiaga Uno menjelaskan, dalam perjalanan selama tiga tahun terakhir, muncul keyakinannya bahwa desa wisata di Indonesia sudah siap mendunia, meskipun pada 2021 program pengembangan desa wisata sempat diragukan karena situasi pandemi.
“Karena tekad kuat dan semangat memajukan ekonomi menjadi latar belakang lahirnya program Anugerah Desa Wisata Indonesia. Program ini juga mendapat dukungan kepala daerah dan pemangku kepentingan desa wisata,” katanya.
Program Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2023 mengambil tema “Dari Desa untuk Indonesia Bangkit, Pariwisata Berkelas Dunia”. Melalui tema tersebut, Sandiaga berharap desa wisata dapat berkembang sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional melalui kegiatan wisata berkelas dunia.





