TENTARAKU

Koptu Widodo Babinsa Koramil 0814/12 Kesamben, Himbau Petani Tebu Agar Tidak Membakar Daun Tebu Sembarangan

×

Koptu Widodo Babinsa Koramil 0814/12 Kesamben, Himbau Petani Tebu Agar Tidak Membakar Daun Tebu Sembarangan

Sebarkan artikel ini

Koptu Widodo Babinsa Koramil 081

Jombang,Sekilasmedia.com Cegah dini dan deteksi dini merupakan salah satu tugas seorang aparat teritorial yaitu Babinsa.Dengan merangkul seluruh elemen masyarakat diharapkan Babinsa mendapat informasi untuk dapatnya di tindak lanjuti dengan cegah dini.Seperti halnya kegiatan komsos yang dilakukan Koptu Widodo dengan petani tebu di Dusun Babadan Desa Wuluh Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang.Kamis(23/11/2023).

Pada kenyataan di lapangan,Babinsa merupakan ujung tombak sebagai mata dan telinga dari TNI-AD yang selalu berada tengah-tengah masyarakat.Selain menjadi ujung tombak,Babinsa harus dapat mengambil keputusan untuk melaksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai hal yang bisa menimbulkan masalah di masyarakat,Babinsa juga harus bisa menjadi tauladan dan pelopor bagi masyarakat di wilayah binaannya.

BACA JUGA :  Sinergi Bersama Pemerintah Desa,Babinsa Jombatan Koramil 12 Kesamben Hadiri Musdes penetapan APBDes Jombatan Tahun 2023

Desa Wuluh yang pertanianya di dominasi lahan tebu,menjadikan Koptu Widodo untuk selalu bersinergi dengan segala lapisan masyarakat binaan termasuk petani dan petani penggarap tebu.Koptu Widodo melaksanakan cegah dini dengan selalu menghimbau petani tebu agar selalu waspada dan hati-hati saat pembersihan dan pembakaran bekas ladang tebu karena bulan ini cuaca masih panas dan extrem, dikhawatirkan terjadi kebakaran yang berasal pembakaran bekas ladang tebu yang menjalar ke ladang tebu serta merambah sampai ke pemukiman warga, ucap Koptu Widodo.

BACA JUGA :  Peringatan HUT TNI Ke - 77, Koramil 0814/12 Kesamben Gelar Tasyakuran Bersama Forpimka Kesamben

Bapak Darmaji selaku buruh tani di ladang tebu menuturkan,Kami selaku warga Dusun Babadan Desa Wuluh,sangat berterimaksih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir mendampingi kami dilapangan, Babinsa salalu sambang warga,terkhusus kami ini yang hanya buruh tani,matursuwun Pak Babinsa”, tutur Pak Darmaji dalam bahasa jawa.