Mojokerto,sekilasmedia.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Sumengko menggelar Pelantikan Perangkat Desa yakni Jabatan Sekretaris Desa dan Kepala Seksi Kesejahteraan, di Pendopo Balai Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Selasa (9/1/24) pagi.
Acara Pelantikan kali ini turut dihadiri Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto Yudha Akbar, Pj Kepala Desa Sumengko Mukhlis As’ari, Camat Jatirejo Harfendy Setiyapraja dan Forkopimca Jatirejo.
Dalam sambutannya, PJ Kepala Desa Sumengko Mukhlis As’ari mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir di acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekretaris Desa dan Kasi Kesejahteraan. Selamat kepada Sekretaris Desa Muhammad Nuur dan selamat juga kepada Kasi Kesejahteraan Werstant Adhityananda Rinaldhi yang baru dilantik hari ini, kalian berdua resmi menjadi perangkat Desa Sumengko.
“Tunjukkan bahwa kalian berdua ini mempunyai kinerja yang bagus. Kami yakin kalian berdua bisa memberikan yang terbaik untuk Desa Sumengko. Untuk perangkat desa yang lain, semoga bisa membimbing kedua perangkat yang baru ini karena mereka masih harus banyak belajar,” ucap Mukhlis As’ari.
Sementara itu, Camat Jatirejo Harfendy Setiyapraja menambahkan, sabuk dan sepatu itu harus warna hitam. Warna hitam menyimbolkan ketegasan.
“Jadi mulai dari pakaian, sabuk hingga sepatu yang dipakai perangkat desa itu ada artinya dan filosofinya,” ujar Harfendy.
Harfendy mengucapkan selamat kepada kedua perangkat desa yang baru dilantik, semoga Pemdes Sumengko bisa menjadi mercusuar di Kecamatan Jatirejo.
“Ujian perangkat Desa Sumengko kemarin dilaksanakan di SMKN 1 Jatirejo. Jadi ujiannya melalui komputer bukan ujian tulis lagi. Perangkat Desa yang baru harus mendapatkan dukungan dari perangkat desa yang lama. Di Desa Sumengko tidak ada superman karena superman mengarahkan yang ada superteam bekerja dengan team,” imbuhnya.
“Kepada tim panitia seleksi perangkat Desa Sumengko, terimakasih telah melaksanakan seleksi dari awal hingga akhir berjalan dengan lancar. Kalian semua adalah superteam yang pernah ada di Desa Sumengko,” pungkas Harfendy. (Clara)






