TENTARAKU

Danramil 0814-15/Mojowarno Kapten Inf Mukhammad Sofi’i bersama Forkopimcam Kec. Mojowarno Melaksanakan kegiatan Penanggulangan DBD 

×

Danramil 0814-15/Mojowarno Kapten Inf Mukhammad Sofi’i bersama Forkopimcam Kec. Mojowarno Melaksanakan kegiatan Penanggulangan DBD 

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com- Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Mojowarno bersama unsur terkait menggelar kegiatan penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Dusun Jambangan, Desa Latsari. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Mojowarno, Bapak Rony, Danramil 0814-15/Mojowarno Kapten Inf Mukhammad Sofi’i, Kepala Puskesmas Japanan Dr. Tusy Novianti, Kepala Desa Latsari Bapak Muslikan, Babinsa Desa Latsari Sertu Hendra Stiyono, Bidan Desa Ibu Siska,serta kader Jumantik desa Latsari.Minggu 3/03/2024

 

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya DBD dan upaya pencegahan yang harus dilakukan. Dalam sambutannya, Camat Mojowarno, Bapak Rony, menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam menangani masalah kesehatan seperti DBD.

BACA JUGA :  Warga Desa Dapat Jempol Dari TNI

 

Danramil 0814-15/Mojowarno Kapten Inf Mukhammad Sofi’i juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memerangi DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

 

Dr. Tusy Novianti, Kepala Puskesmas Japanan, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gejala DBD, cara pencegahan, serta langkah-langkah pertolongan pertama bagi yang terjangkit.

 

Kepala Desa Latsari, Bapak Muslikan, menyampaikan komitmen pemerintah desa dalam mendukung upaya pencegahan DBD, termasuk peningkatan pengawasan dan pengendalian lingkungan.

BACA JUGA :  Kecintaan TNI Kepada Warga Melalui TMMD

 

Sertu Hendra Stiyono, Babinsa Desa Latsari, juga turut memberikan arahan kepada masyarakat tentang pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan program 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) sebagai langkah pencegahan DBD.

 

Kegiatan ini juga melibatkan kader Jumantik desa dalam melakukan survei dan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar. Diharapkan melalui kerjasama yang erat antara pemerintah dan masyarakat, serta upaya preventif yang terus menerus, dapat mengurangi kasus DBD di wilayah ini.