Daerah

Daftar di PDI Perjuangan, Penggagas Revolusi Akhlak Siap Ramaikan Bursa Calon Walikota Malang

×

Daftar di PDI Perjuangan, Penggagas Revolusi Akhlak Siap Ramaikan Bursa Calon Walikota Malang

Sebarkan artikel ini

Malang, sekilasmedia.com- Imam Supandi mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Walikota Malang ke kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang, pada Sabtu (18/5).

Dengan dikawal puluhan relawan simpatisannya, kedatangan Pendiri Yayasan Pondok Modern Babussalam Al Firdaus Karangploso, Kabupaten Malang, itu disambut Tim 5 Panitia Pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota dari Partai PDI Perjuangan Kota Malang.

Dimana Partai berlogo Kepala Banteng tersebut sebagai Partai pemenang pemilu, dan pemilik suara terbanyak, secara otomatis menjadi magnet bagi para kandidat calon yang akan mengikuti kontestasi Pilkada 2024 Kota Malang.

Ketua Tim 5 Panitia Pendaftaran Bacawali dan Bacawawali DPC PDI Perjuangan kota Malang, Lea Mahdarina, menyampaikan bahwa hingga hari keempat, sudah ada sekitar enam orang kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC PDI Perjuangan dan tiga kandidat telah menyetorkan berkas formulir pendaftaran.

“Sementara ini yang masuk sudah mendaftar enam orang dan yang sudah mengembalikan berkasnya tiga orang,” ucap Lea, di kantor DPC PDI Perjuangan kota Malang.

BACA JUGA :  50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga.  “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)

Lea Mahdarina kembali menegaskan bahwa kewenangan dari Tim 5 hanya untuk menerima berkas pendaftaran para kandidat yang mendaftar dan tidak melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas yang ada.

“Tim 5 ini tidak verifikasi atau apa, karena tim 5 ini ditugaskan oleh DPC perjuangan untuk menerima berkas-berkas saja, menerima pendaftaran aja. Selanjutnya setelah penutupan, saya akan melaporkan hasil yang ada di lapangan ini untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh DPC,” tuasnya.

Pada hari keempat setelah dibuka, salah satu kandidat Bacawali, Imam Supandi mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan kota Malang dengan diantar relawannya mengembalikan formulir pendaftaran.

“Hari ini pengembalian berkas ya, persyaratan saya semuanya lengkap sudah dengan SKCK walaupun di sini tidak minta tapi kami siapkan semuanya,” ungkap Imam Supandi.

Sementara itu ditempat yang sama menurut Imam Supandi, bahwa alasan dirinya mendaftar di PDI Perjuangan karena menilai PDI Perjuangan mempunyai kesamaan visi dalam membela kepentingan masyarakat kecil.

BACA JUGA :  Grand Final Duta Batik & Duta Koperasi Semarakkan Mojo Festival 2025

“Pada intinya ada perubahan di kota Malang yang selama ini saya lihat kurang mengena kepada masyarakat di bawah. Kami kebetulan dari masyarakat kecil dari latar belakang penjual koran, kami tahu persis pergerakan di bawah bagaimana kehidupan rakyat itu di bawah itu perlu diperhatikan oleh kita semuanya,” terangnya.

Dengan jargon “Revolusi Akhlak” Imam Supandi mempunyai visi misi mengentas kemiskinan, meningkatkan perekonomian, dan menekan angka pengangguran di kota Malang.

“Visi misi ke depannya sudah jelas. Ada tiga poin yang saya kembangkan dan yang saya tekankan di pemerintahan saya, Insyaallah kita menang, karena suara PDIP sudah jelas, suara saya sudah jelas, kalau ini dua suara dipadukan, saya yakin kota Malang akan saya pimpin dengan baik,” pungkasnya. (BAS)