Peristiwa

Pengusaha Bangun Tiang Beton di Pesisir Serangan, Sejumlah Pihak Saling Tunjuk

×

Pengusaha Bangun Tiang Beton di Pesisir Serangan, Sejumlah Pihak Saling Tunjuk

Sebarkan artikel ini
Para pekerja tengah melakukan pemasangan tiang beton di pesisir Pulau Serangan (foto sekilasmedia.com - Soni)

Denpasar,Sekilasmedia.com-
Pemasangan tiang beton di pesisir Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, terus dikerjakan dan sejumlah pihak masih saling tunjuk.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (25/6/2025) sudah ada enam tiang yang didirikan dari tepi mengarah ke tengah perairan yang lebih dalam.

Keberadaan tiang beton ini dinilai sangat mengganggu, terutama bagi nelayan yang biasa melabuh perahunya juga kapal di lokasi itu.

Sumber warga setempat mengatakan, ada pihak yang mengklaim memiliki tempat usaha kuliner seafood di lokasi itu, kemudian disewakan ke pengusaha luar bukan dari Serangan.

“Ya warga sini yang punya, terus sama dia disewakan ke pengusaha luar Serangan,” ujarnya.

Meski begitu, ia tidak mengetahui secara pasti alasan warga menyewakan tempat usahanya itu. Termasuk juga indikasi bakal diperuntukan untuk apa pemasangan tiang beton ke laut.

“Kami belum tau untuk apa tiang tiang itu di pasang. Tapi isunya sih untuk akses jalan menuju rumah makan di atas kapal. Entah benar apa tidak,” bisik sumber.

BACA JUGA :  Gadis Dibawah Umur Dicabuli Dilahan Tebu

Ketua (Bupda) Bhaga Utsaha Padruwen Desa Adat Serangan, Nyoman Sara, saat dikonfirmasi melalui sambungan whatsapp menyebut, bahwa pihaknya belum menerima laporan dari aktivitas tersebut. Tapi ada pihak yang lebih tepat untuk menerangkannya.

“Berkaitan dengan hal itu yang lebih berkompeten menjelaskan adalah prajuru desa di bagian pelemahan atau lingkungan,” sebutnya singkat.

Sementara itu Prajuru Desa Adat Serangan bagian Pelemahan, Wayan Patut yang sebelumnya bersikukuh bungkam kini justru blak blakan.

“Sekarang baru tyang (saya) jelas dengan persoalannya ketika di unggah di media, soal kawasan,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk lokasi pengerjaan tiang beton itu bukan berada di kawasan taman hutan raya (Tahura), melainkan di kawasan tanah negara (TN) bebas perairan.

“Nike (itu) bukan kawasan Tahura tetapi kawasan Tanah Negara Bebas Perairan yang kewenangannya ada pada BPSPL, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Polairud,” tandasnya.

BACA JUGA :  Diduga Maling Motor , Seorang Pemuda Dihajar Massa Sampek Klenger

Hingga saat ini beberapa pihak berwenang yang disebutkan masih belum dimintai keterangan, baik ditemui secara langsung maupun lewat sambungan telpon.

Diberitakan sebelumnya, proyek pemasangan tiang pancang beton yang sedang dikerjakan di pesisir pantai Jalan Tukad Punggawa, Serangan, Denpasar Selatan, disorot warga.

Pancang beton itu diduga sengaja didirikan untuk jembatan atau akses jalan menuju rumah makan di atas kapal (The Rudes Pirates Feast Seafood Resto) yang sebelumnya ikut terdampak penggusuran bersama belasan UMKM seafood lain, oleh pihak Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, UPTD Taman Hutan Raya (Tahura).

Keberadaan bangunan kuliner seafood di pesisir Serangan itu disebut sebut berada di area kawasan Tahura Ngurah Rai, yang dikhawatirkan mengganggu perkembangan mangrove di area sekitar. Bahkan sejumlah bangunan UMKM kuliner seafood saat ini telah dibongkar.

Penulis : Soni