Olahraga

Prestasi Kabupaten Mojokerto di Porprov IX 2025: Emas Naik, Peringkat Turun

×

Prestasi Kabupaten Mojokerto di Porprov IX 2025: Emas Naik, Peringkat Turun

Sebarkan artikel ini
Hasil Porprov IX Jatim 2025 yang menempatkan Kabupaten Mojokerto di peringkat 12 dengan raihan 18 medali emas. ( Foto: Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Kabupaten Mojokerto harus puas turun peringkat pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX tahun 2025. Jika pada Porprov 2023 Kabupaten Mojokerto berhasil menduduki posisi ke-9, tahun ini harus puas berada di peringkat ke-12.

Meski mengalami penurunan peringkat, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto menilai capaian medali kali ini justru menunjukkan peningkatan dari sisi kualitas. Pada Porprov IX Jatim 2025 yang resmi ditutup Sabtu (5/7/2025) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kontingen Mojokerto berhasil meraih 18 medali emas, 30 medali perak, dan 45 medali perunggu. Secara total, perolehan ini menyumbang 177 poin bagi Kabupaten Mojokerto.

Sebagai perbandingan, pada Porprov Jatim 2023, Kabupaten Mojokerto hanya mampu mengumpulkan 16 medali emas, 38 medali perak, dan 41 medali perunggu. Walaupun secara jumlah total medali mengalami penurunan, KONI Kabupaten Mojokerto menilai pencapaian medali emas yang meningkat menjadi indikator utama keberhasilan.

“Pada Porprov VIII di Mojokerto sebagai tuan rumah, kita peringkat 9 dengan 16 medali emas. Tahun ini meski turun ke peringkat 12, kita mampu meraih 18 medali emas. Jadi sebenarnya dari sisi prestasi justru meningkat,” jelas Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Imam Suyono, Senin (07/07/2025).

BACA JUGA :  Pemain Muda Persik Kediri, Rendy Sanjaya Meraih Penghargaan POTM, Usai Tampil Impresif Hadapi Persita

Imam menyebut penurunan peringkat tersebut lebih disebabkan oleh faktor non-teknis, terutama minimnya waktu persiapan para atlet dan jajaran pengurus KONI. Ia mengungkapkan bahwa kepengurusan KONI Kabupaten Mojokerto baru dilantik pada 21 April 2025. Artinya, para pengurus hanya memiliki waktu kurang dari tiga bulan untuk mempersiapkan kontingen menghadapi ajang multievent terbesar di Jawa Timur ini.

“Persiapan sangat singkat, tapi prestasi atlet kita justru meningkat. Ini menjadi bukti semangat dan kerja keras para atlet, pelatih, dan ofisial. Ke depan kita akan persiapkan lebih matang,” tegas Imam.

Senada dengan itu, Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto, Kasiono, menyampaikan bahwa persaingan antar daerah dalam Porprov IX tahun ini sangat ketat. Selain bukan sebagai tuan rumah, Mojokerto juga harus menghadapi kontingen lain yang jauh lebih siap dan solid. “Banyak faktor yang memengaruhi, termasuk persiapan kita yang singkat dan ketatnya persaingan. Tapi dari sisi semangat dan perolehan emas, ini tetap jadi pencapaian positif,” katanya.

BACA JUGA :  ULB Sukses Gelar Futsal SLTA Labuhanbatu Raya Cup 4, Piala Bergilir Diserahkan Pimpinan Yayasan

Kasiono juga menyebutkan bahwa hasil Porprov tahun ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyusun program pembinaan atlet ke depan, termasuk menyongsong Porprov X yang akan digelar di Kota Surabaya.

Surabaya Dominasi, Malang dan Sidoarjo Menguntit

Pada Porprov IX Jatim 2025, Kota Surabaya kembali menunjukkan dominasinya dengan keluar sebagai juara umum. Kontingen Kota Pahlawan tersebut berhasil mengumpulkan 195 medali emas, 127 perak, dan 134 perunggu, dengan total 1.168 poin.

Di posisi kedua, salah satu tuan rumah yakni Kota Malang tampil luar biasa. Kota Malang berhasil meraih 132 emas, 124 perak, dan 116 perunggu dengan total 892 poin. Sementara Kabupaten Sidoarjo menguntit di posisi ketiga dengan total 637 poin dari 87 emas, 86 perak, dan 117 perunggu.

Dengan persaingan yang semakin ketat dan peta kekuatan olahraga yang dinamis, KONI Kabupaten Mojokerto menargetkan perbaikan prestasi di ajang Porprov selanjutnya.

“Kami optimis, dengan waktu persiapan yang lebih panjang dan pembinaan yang terarah, prestasi Kabupaten Mojokerto di Porprov X Surabaya mendatang bisa lebih baik lagi,” pungkas Imam Suyono.