TENTARAKU

Danramil Jetis Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Diskusi Poktan Perdamaian

×

Danramil Jetis Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Diskusi Poktan Perdamaian

Sebarkan artikel ini
Danramil 0815/07 Jetis Kapten Cba Kurniawan Junaedi bersama petani dan perwakilan PT. PIM saat diskusi Poktan Perdamaian di Desa Sawo, Jetis, Mojokerto. (foto:wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com- Danramil 0815/07 Jetis, Kapten Cba Kurniawan Junaedi, menegaskan program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas pemerintah yang harus didukung seluruh pihak, termasuk petani dan mitra perusahaan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri diskusi Kelompok Tani (Poktan) Perdamaian di Kediaman Sucipto salah satu anggota Poktan di Dusun Bulu, Desa Sawo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, bersama PT. Padi Indonesia Maju (PIM) Selasa (19/08/2025).

Dalam kesempatan itu, Danramil mengajak para petani untuk memanfaatkan forum diskusi sebagai sarana menyampaikan kendala maupun hambatan yang dihadapi saat musim tanam maupun panen.

BACA JUGA :  Babinsa 0814/01 Kota Beserta Babinkamtipmas dan Linmas Bersinergi Dalam Kawal Pemilu Damai 2024

“Kemitraan antara Poktan dengan perusahaan yang telah berjalan hampir empat tahun ini, semoga membawa manfaat nyata bagi para petani. Kami dari Koramil hadir untuk mendampingi dan memastikan program ketahanan pangan bisa berjalan sesuai target pemerintah”, tegasnya.

Kegiatan diskusi ini membahas evaluasi musim tanam padi pertama dan serapan gabah tahun 2025. Hadir dalam acara tersebut perwakilan PT. PIM dipimpin Head Dept. Fep Mojokerto, Faris Abdu bersama tim, PPL Jetis, Sido, Babinsa Sawo, Sertu Edi Purwono, Ketua Poktan Perdamaian, Iwan, serta sekitar 20 anggota kelompok tani lainnya.

BACA JUGA :  Mesin Molen Jadi Andalan TMMD Reguler Ke 109

Selain itu, Ketua Poktan Iwan menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI, pemerintah, dan mitra perusahaan dalam mendukung keberlanjutan usaha tani. Sementara itu, perwakilan PT. PIM menegaskan komitmen untuk terus menerima masukan dari petani demi memperkuat pola kemitraan yang telah berjalan.

Diskusi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat kebersamaan. Acara diakhiri doa bersama dan selesai dengan tertib dan lancar.