TENTARAKU

3.000 Nasi Gegog Warnai Penutupan TMMD 105 di Trenggalek

×

3.000 Nasi Gegog Warnai Penutupan TMMD 105 di Trenggalek

Sebarkan artikel ini
3.000 Nasi Gegog Warnai Penutupan TMMD 105 di Trenggalek
foto 3.000 Nasi Gegog Warnai Penutupan TMMD 105 di Trenggalek
3.000 Nasi Gegog Warnai Penutupan TMMD 105 di Trenggalek
foto 3.000 Nasi Gegog Warnai Penutupan TMMD 105 di Trenggalek

Trenggalek, Sekilasmedia.com – Kurang lebih tiga ribu bungkus Nasi Gegok khas Trenggalek disiapkan panitia untuk kegiatan penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 105 di Kabupaten Trenggalek, Kamis (8/8/2019), yang ditutup langaung oleh Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Panglima Kodam V Brawijaya Surabaya.

BACA JUGA :  Bantu Tangani Covid-19, Sebanyak 750 Paket Beras dan 175 Nasi Kotak Dibagikan Koramil 0815/08 Dawarblandong

Nasi Gegok ini dipersiapkan untuk pesta rakyat dan dimakan bersama antara TNI, Pemerintah dan masyarakat sebagai perwujudtan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan seluruh sasaran fisik maupun non fisik TMMD di Kabupaten Trenggalek.

Nasi Gegok sendiri merupakan masakan khas dari Kecamatan Bendungan, Trenggalek. Pertama yang mempopulerkan makanan ini adalah Mbah Tumirah warga Desa Srabah Kecamatan Bendungan.

BACA JUGA :  Melalui Komsos Babinsa Desa Plabuhan Jalin Silahturahmi Dengan Warga

Warung Gegok Mbah Tumirah terletak di pojok persimpangan jalan Desa Srabah dan Sumurup Bendungan. Setiap hari warung ini ramai dengan penjaja Nasi Gegok.

Aroma basi sambal dengan balutan daun pisang yang di nanak dalam tungku kayu memang cukup mngikat. Apalagi bila ini dimakan dengan tahu bulat dan tempe jaket (tempe goreng tepung gaplek).(pendim/wo)