
PROBOLINGGO, Sekilasmedia.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Probolinggo, menyoroti adanya penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang di nilai salah sasaran. Pasalnya, di Kabupaten Probolinggo sendiri masih banyak warga yang tidak menerima Program PKH tersebut.
“Kami sudah mengantongi nama-namanya dan kami juga sudah mengetahui Profil penerima PKH serta penghasilan setiap harinya,”jelas Samsudin Bupati Lira Kabupaten Probolinggo saat melakukan evaluasi rapat kerja daerah di wisata Kampoeng Kita Jalan Raya Condong Kecamatan Gading, Rabu (7/08) siang.
Menurut Samsudin, berdasarkan informasi dan penelusurannya bahwa penerima PKH didominasi para keluarga yang mampu. Bahkan, ada beberapa keluarga aparat desa yang mampu juga mendapatkan program PKH itu.
“Jadi, kriteria penerima PKH itu seperti apa. Kok warga miskin malah tidak dapat PKH,” ujarnya.
Dia menilai, kalau pendataan PKH ditingkat desa di 325 desa dan 5 kelurahan diduga ada Kongkalikong antara aparat desa dengan petugas pendata.
“Saya menduga seperti ada permainan lah. Dimana, keluarga aparat desa dimasukan. Lebih-lebih tim pemenangan kepala desa juga dimasukan. Nah, bagaimana kalau seperti ini, siapa yang nantinya yang bertanggung jawab,”ucapnya.
Sehingga dari sanalah terdapat kecemburuan sosial antara tetangga satu dengan lainnya. “Data yang digunakan pemerintah ini membuat masyarakat cemburu sosial. Buktinya penyaluran PKH banyak tidak tepat sasaran,”pungkasnya.(Fahrul)











