Mojokerto,Sekilasmedia.com– Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mengecek dan memastikan kepesertaannya tetap aktif. Langkah ini penting agar peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah, terutama bagi mereka yang bepergian atau berada di luar wilayah domisili selama periode liburan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari saat dihubungi pada Jum’at (19/12) menjelaskan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar wilayah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar, selama kepesertaannya dalam kondisi aktif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Peserta JKN tidak perlu khawatir saat libur Nataru berada di luar domisili. Selama status kepesertaan aktif, peserta tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan, baik di FKTP maupun di rumah sakit,” ujar Elke.
Bagi peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan di luar domisili, dapat mengakses pelayanan di FKTP lain paling banyak sebanyak tiga kali kunjungan dalam satu bulan. Ketentuan ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi peserta yang sedang bepergian.
“Sementara untuk kondisi gawat darurat, peserta dapat langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat. Pelayanan tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan asalkan sesuai indikasi medis,” jelasnya.
Elke menegaskan bahwa salah satu kunci utama agar peserta dapat memanfaatkan layanan kesehatan dengan mudah adalah memastikan iuran JKN dibayarkan tepat waktu. Status kepesertaan yang aktif akan menentukan kelancaran proses administrasi dan pelayanan di fasilitas kesehatan.
“Menjaga keaktifan kepesertaan adalah bentuk perlindungan diri. Risiko sakit atau kondisi darurat tidak mengenal waktu, termasuk saat liburan. Dengan kepesertaan aktif, peserta tidak perlu khawatir akan biaya pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Manfaat dari kepesertaan JKN yang aktif dirasakan langsung oleh Ahmad Fauzi (29), yang kerap dipanggil Fauzi yang merupakan peserta JKN asal Mojokerto, ia pernah mengakses layanan kesehatan saat berada di luar kota. Ia mengaku sempat membutuhkan layanan kesehatan ketika sedang bepergian bersama keluarga.
“Saat liburan ke luar kota, saya mengalami demam tinggi dan mual dan harus ke fasilitas kesehatan terdekat. Alhamdulillah, BPJS Kesehatan saya aktif, jadi tetap bisa dilayani meskipun bukan di FKTP terdaftar,” tuturnya.
Ia menuturkan bahwa proses pelayanan berjalan lancar tanpa kendala administrasi. Seluruh tindakan medis yang dibutuhkan dapat diperoleh sesuai dengan indikasi medis dan ketentuan yang berlaku, sehingga dirinya dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.
“Pelayanannya cepat dan saya tidak dipungut biaya tambahan. Dari pengalaman ini saya semakin sadar bahwa menjaga kepesertaan tetap aktif itu sangat penting, terutama untuk kondisi yang tidak terduga,” tuturnya.