Daerah

Jaka Siswanto Nahkodai DPC PAMDI Sidoarjo 2026–2031

×

Jaka Siswanto Nahkodai DPC PAMDI Sidoarjo 2026–2031

Sebarkan artikel ini
Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) pemilihan ketua DPC PAMDI Sidoarjo yang digelar di DISPORAPAR, Gedung Youth Center Sidoarjo. (Foto:Suud)

Sidoarjo,Sekilasmedia.com– Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Sidoarjo resmi memasuki babak kepemimpinan baru. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di DISPORAPAR, Gedung Youth Center Sidoarjo, Jaka Siswanto, S.Pd. terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAMDI Sidoarjo untuk periode 2026–2031. Minggu (1/2/2026)

Muscab kali ini berlangsung istimewa karena bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke 167, sekaligus mencatat sejarah baru dalam tubuh organisasi. Pemilihan ketua dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber) mekanisme yang diklaim sebagai yang pertama kali diterapkan oleh DPC PAMDI di Indonesia.

Suasana Muscab berlangsung penuh kekeluargaan, namun tetap dinamis dan demokratis. Puluhan anggota PAMDI dari berbagai latar belakang seniman dangdut hadir untuk menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya usai terpilih, Jaka Siswanto menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan kualitas moral seniman, bukan semata mengejar popularitas dan prestasi panggung.

“Prestasi itu penting, tetapi kalau sampai menyakiti hati orang lain, kami tidak mau. Ke depan, PAMDI harus lebih berakhlak, lebih santun, dan menjadi motor motivasi positif bagi generasi mendatang,” tegas Jaka.

Ia menambahkan, seniman dangdut memiliki peran strategis sebagai figur publik yang dilihat dan ditiru masyarakat. Karena itu, etika dalam bersikap, berbusana, hingga berekspresi di atas panggung menjadi bagian yang tak terpisahkan dari profesionalisme.

BACA JUGA :  Bupati Asahan Pinta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di RSUD HAMS Kisaran

Visi tersebut sejalan dengan harapan DPD PAMDI Jawa Timur yang menginginkan musik dangdut tetap menjadi hiburan rakyat tanpa meninggalkan nilai-nilai kesantunan dan budaya luhur.

Salah satu terobosan besar yang diumumkan dalam Muscab ini adalah rencana perpindahan sekretariat DPC PAMDI Sidoarjo. Dalam waktu dekat, organisasi ini akan menempati gedung eks Mapolresta Sidoarjo sebagai basecamp baru.

“Insya Allah PAMDI Sidoarjo akan memiliki sekretariat baru yang berada di bawah naungan Bapak Kapolresta Sidoarjo. Kami diberikan tempat di sana sebagai pusat kegiatan,” ungkap Jaka.

Basecamp tersebut dirancang sebagai pusat kreativitas dan pembinaan anggota dengan fasilitas lengkap, di antaranya Studio musik dan rekaman untuk menunjang proses kreatif musisi lokal, Pusat pelatihan vokal gratis bagi anggota PAMDI, Dukungan alat musik lengkap, yang merupakan bantuan dari DPRD Jawa Timur melalui Ibu Gubernur.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas karya dangdut Sidoarjo agar semakin kompetitif di tingkat regional maupun nasional.

Selain fokus pada pengembangan seni, Jaka Siswanto menegaskan komitmen keras organisasi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan musisi dan artis. “Sidoarjo harus membawa nama baik yang santun dan bersih. Satu hal yang paling penting, musisi dan artis harus berantas narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, perang terhadap narkoba merupakan harga mati demi menjaga masa depan seniman, sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh negatif dunia hiburan.

BACA JUGA :  DPC PAMDI Sidoarjo Gelar Safari Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Bersama Pengurusnya.

DPC PAMDI Sidoarjo saat ini tercatat sebagai cabang dengan jumlah anggota terbanyak di Jawa Timur. Hingga kini, 130 anggota telah terdaftar secara resmi dari jumlah awal sekitar 108 orang. Selain itu, masih terdapat sekitar 70 calon anggota yang sedang menjalani proses verifikasi.

Namun demikian, Jaka menegaskan bahwa penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) akan dilakukan secara selektif. “Kami ingin KTA benar-benar menjadi identitas profesional, bukan disalahgunakan untuk kepentingan politik praktis atau ajang tertentu,” ujarnya.

Sidoarjo dikenal sebagai daerah penghasil talenta dangdut berbakat. Sejumlah artis asal Sidoarjo telah menembus panggung nasional melalui ajang pencarian bakat di televisi swasta, seperti Dangdut Academy (DA), DMD, dan KDI.

Perwakilan DPD PAMDI Jawa Timur, Elfira, Anita, berharap DPC PAMDI Sidoarjo di bawah kepemimpinan Jaka Siswanto mampu semakin solid dan amanah dalam membina bibit-bibit unggul tersebut.

Hal ini senada dengan harapan perwakilan DPD PAMDI Jawa Timur, Arya Dipangga, yang menginginkan musik dangdut ke depan dapat menghibur dengan “akhlak mulia,” termasuk menjaga kesantunan dalam berpakaian dan bergoyang.

“Harapan kami, Sidoarjo terus melahirkan seniman dangdut yang tidak hanya berkualitas secara vokal, tetapi juga beretika dan berestetika,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, PAMDI Sidoarjo diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi seniman yang profesional, bermartabat, berakhlak mulia, serta bebas dari pengaruh negatif.