Mojokerto,Sekilasmedia.com-Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Sumardi menggelar sosialisasi dan edukasi hukum terkait penegakan ketertiban umum (trantibum) guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Gedung DPD Partai Golkar, Kota Mojokerto, Selasa (28/4/26).
Dalam kegiatan ini, Sumardi didampingi Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto Agus Wahjudi Utomo serta sejumlah pejabat lainnya. Sosialisasi diikuti masyarakat yang antusias menyimak berbagai isu ketertiban yang kini berkembang.
Sumardi menegaskan, sosialisasi ini penting mengingat munculnya berbagai persoalan baru di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan ruang digital hingga fenomena penggunaan sound horeg.
“Perkembangan saat ini menuntut masyarakat memahami aturan, baik terkait ruang digital maupun penggunaan sound system yang kerap menimbulkan persoalan. Ini bagian dari ketertiban umum yang harus dipahami bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan sound horeg pada dasarnya diperbolehkan, namun harus mengikuti aturan yang berlaku. Mulai dari batas tingkat kebisingan (desibel), waktu penggunaan, hingga rute jalan yang dilalui.
“Semua itu harus terkoordinasi dengan pihak berwenang agar tidak mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.
Sumardi juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap peraturan daerah dan regulasi lainnya agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Melalui kegiatan ini, Ia berharap masyarakat semakin teredukasi dan mampu menerapkan aturan yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin masyarakat lebih paham, sehingga persoalan-persoalan yang muncul bisa diminimalisir,” pungkasnya.






