Daerah

Wabup Asahan Imbau Pengusaha Kayu Patuhi Aturan Tonase, Jaga Infrastruktur Jalan

×

Wabup Asahan Imbau Pengusaha Kayu Patuhi Aturan Tonase, Jaga Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
Wabup Tegur pengusaha pengangkut kayu rambung karena muatan overload (foto, Kominfo//Sekilas Media.com)

Asahan,Sekilasmedia.com-Wakil Bupati Asahan, Rianto S.H M.A.P, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap batas muatan atau tonase kendaraan bagi para pengusaha kayu. Hal ini disampaikan saat melakukan peninjauan di Desa Suka Damai, Kecamatan Pulo Bandring, pada Kamis (30/04/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk mencegah kerusakan dini pada infrastruktur jalan yang telah dibangun pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Pemerintahan, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, serta Sekretaris Camat Pulo Bandring. Dalam kesempatan itu, Wabup Rianto secara langsung melihat kondisi jalan dan menyoroti kerusakan yang diduga kuat disebabkan oleh kendaraan pengangkut kayu yang melintas dengan muatan melebihi kapasitas yang diizinkan.

BACA JUGA :  Gayatri Milik Pemkot Mojokerto Masuk dalam Top 45 Pelayanan Publik Tingkat Nasional

Rianto menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan telah berupaya maksimal dan melakukan efisiensi anggaran demi pembangunan infrastruktur yang layak bagi masyarakat. Oleh karena itu, kondisi jalan tersebut harus dijaga bersama. Ia menegaskan bahwa jika kendaraan terus melanggar aturan tonase, kerusakan akan terus terjadi dan pada akhirnya merugikan masyarakat luas yang membutuhkan akses jalan yang baik.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif melaporkan kondisi di lapangan. Laporan tersebut sangat membantu pemerintah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Ia berharap para pengusaha memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjalankan usahanya. Pemerintah tidak menghambat kegiatan ekonomi, namun menuntut agar berjalan sesuai aturan. Ke depannya, pengawasan akan ditingkatkan dan koordinasi dengan instansi terkait diperkuat untuk memberikan tindakan tegas bagi pelanggar.

BACA JUGA :  Polsek Wonorejo Genjot Ketahanan Pangan dengan Konsep Hidroponik dan Lele

Kegiatan peninjauan dan sosialisasi ini berjalan aman, lancar, dan sukses hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga aset daerah demi kenyamanan bersama dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Asahan.