PALEMBANG,Sekilasmedia.com–
Universitas Sriwijaya menggelar konferensi pers pengumuman hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 sekaligus penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur SNBT di Ruang Prof. Djuaini Moekti, Kampus Palembang, Senin (25/5/2026).
Rektor Prof. Dr. Taufik Marwah menyampaikan sebanyak 3.899 peserta dinyatakan lulus melalui jalur UTBK-SNBT 2026. Ia mengimbau seluruh calon mahasiswa yang lolos agar segera melakukan registrasi ulang secara daring dan mengikuti tes kesehatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan universitas.
“Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus, kami harapkan segera melakukan registrasi online dan mengikuti tahapan tes kesehatan sesuai waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.
Taufik juga menjelaskan bahwa peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi jalur mandiri Unsri. Pada jalur tersebut, Unsri menyediakan kuota sebanyak 3.436 mahasiswa baru.
“Pendaftaran jalur mandiri dibuka mulai 26 Mei hingga 1 Juli 2026, sementara pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung pada 2–5 Juli 2026.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unsri sekaligus Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwinyo menegaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri dilaksanakan berdasarkan prinsip fleksibel, efisien, transparan, adil, akuntabel, serta bebas konflik kepentingan.
Ia juga mengungkapkan adanya sejumlah pelanggaran selama pelaksanaan UTBK 2026. Tercatat sebanyak 27 peserta menggunakan jasa joki, dengan tujuh di antaranya hadir langsung saat ujian berlangsung. Selain itu, terdapat 11 peserta yang kedapatan menggunakan alat bantu terlarang.
“Peserta yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi blacklist dan tidak dapat mengikuti jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri mana pun pada seleksi berikutnya,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unsri, Prof. Ir. H. Agus menjelaskan bahwa pelaksanaan UTBK tahun ini berlangsung secara nasional dan diikuti ratusan ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, sejumlah program studi di Unsri masih menjadi favorit calon mahasiswa, di antaranya Kedokteran, Teknik Pertambangan, Farmasi, Keperawatan, dan Akuntansi.
“Persaingan paling ketat terjadi pada program studi dengan daya tampung kecil namun memiliki jumlah peminat sangat tinggi.
Ia juga menyampaikan bahwa peserta sudah dapat mengakses serta mencetak sertifikat hasil UTBK sehari setelah pengumuman resmi dilakukan.
Dalam kesempatan tersebut, panitia turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi palsu terkait kelulusan maupun penerimaan mahasiswa baru.
“Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui laman resmi SNPMB dan Universitas Sriwijaya.
Konferensi pers tersebut turut dihadiri Direktorat Kemahasiswaan Dr. Inayati Mandayuni serta Direktorat Akademik Prof. Dr. Ida Sriyanti. ( Lin)






