Jakarta,Sekilasmedia.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional dan berbasis kompetensi.
Hal tersebut ditunjukkan melalui pemaparan progres implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI dalam agenda Expose Manajemen Talenta ASN yang digelar di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala BKN RI, jajaran deputi dan direktur terkait, serta Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya. Sementara dari Pemkab Mojokerto hadir Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Sekretaris Daerah bersama Tim Komite Talenta dan sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam forum tersebut, Tim Komite Talenta Kabupaten Mojokerto memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk mendukung penerapan Sistem Merit.
Di antaranya pemetaan kompetensi ASN, penguatan basis data talenta daerah, hingga penyusunan rencana suksesi jabatan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau yang akrab disapa Gus Barra mengatakan, penerapan manajemen talenta merupakan bagian penting dalam menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Manajemen talenta bukan sekadar memenuhi aspek administratif kepegawaian, tetapi menjadi instrumen strategis untuk menghasilkan ASN yang kompeten dan memiliki kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Gus Barra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BKN RI atas pendampingan yang selama ini diberikan kepada Pemkab Mojokerto dalam proses implementasi manajemen talenta ASN.
Menurutnya, evaluasi dan masukan dari BKN sangat diperlukan agar pelaksanaan Sistem Merit di Kabupaten Mojokerto berjalan sesuai standar nasional dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas birokrasi.
“Dengan sistem yang tertata baik, kami berharap lahir ASN-ASN yang memiliki kompetensi unggul, integritas tinggi, serta etos kerja yang kuat.
Kami siap menerima berbagai rekomendasi untuk penyempurnaan ke depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Barra mengajak seluruh jajaran ASN untuk menjadikan momentum expose tersebut sebagai langkah percepatan reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang lebih lincah, profesional, dan berdaya saing.
Agenda expose tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi dan supervisi langsung dari BKN Pusat terhadap implementasi manajemen talenta di Kabupaten Mojokerto.
Berbagai rekomendasi yang diperoleh akan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan pengelolaan ASN di masa mendatang.
Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Misi Pertama Catur Abhipraya Mubarok, yakni meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Dengan penguatan manajemen talenta yang berkelanjutan, Pemkab Mojokerto optimistis dapat menciptakan birokrasi modern yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(ADV).






