Oku Timur,Sekilasmedia.com- Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Deru, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada Rabu (01/07/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan, evaluasi, serta penilaian terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat kabupaten.
Dalam sambutannya, Feby Deru menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai identitas budaya yang tak tergantikan. Ia menyoroti urgensi menjaga komunikasi antargenerasi, khususnya antara anak-anak dengan orang tua atau kakek-nenek mereka yang masih aktif menggunakan bahasa ibu dalam keseharian.
“Bahasa daerah harus tetap dilestarikan. Selain sebagai identitas budaya, hal ini juga penting untuk menjaga komunikasi antargenerasi,” ujar Feby di hadapan para pengurus dan anggota PKK setempat.
Selain aspek budaya, Feby juga memberikan apresiasi tinggi atas inovasi program yang dijalankan oleh TP PKK Kabupaten OKU Timur. Salah satu program yang mendapat sorotan positif adalah inisiatif belajar mengaji yang ditujukan khusus bagi kaum bapak-bapak, termasuk kelompok pekerja informal seperti tukang ojek dan tukang becak. Langkah ini dinilai efektif dalam memperkuat nilai-nilai religius di kalangan masyarakat akar rumput.
Dorong Produk Lokal dan Ketahanan Pangan
Feby Deru juga mengajak seluruh jajaran PKK untuk menjadi promotor aktif bagi kekayaan lokal daerah. Ia meminta agar makanan khas daerah selalu disajikan kepada tamu yang berkunjung sebagai bentuk pengenalan budaya kuliner. Tak hanya itu, promosi terhadap wastra (kain tradisional) dan kerajinan tangan lokal juga didorong agar semakin dikenal luas.
“Agar seluruh pihak aktif mempromosikan produk-produk unggulan daerah agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Feby.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur, dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., melaporkan berbagai upaya pemberdayaan yang telah dilakukan. Fokus utama pihaknya adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan yang bernilai ekonomi, seperti pembuatan bucket hantaran dan pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Dalam mendukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), kami juga telah menggerakkan para pengurus dan anggota PKK untuk aktif melakukan penanaman guna membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” jelas Sheila.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. OKU Timur, Nur Inayah, S.Pd., serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran para pejabat daerah ini menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan pemberdayaan keluarga yang holistik, mulai dari pelestarian budaya hingga kemandirian ekonomi.






