Malang, sekilasmedia.com – Kodim 0833/Kota Malang membangun jembatan beton sepanjang 30 meter yang menghubungkan RT 7 dan RT 5 di Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi 42 kepala keluarga (KK) yang selama ini menghadapi keterbatasan mobilitas antarwilayah.
Komandan Kodim 0833/Kota Malang, Letkol Inf. Dedy Azis, mengatakan pembangunan jembatan itu merupakan bagian dari upaya TNI AD mendukung penyediaan infrastruktur dasar yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain mempermudah aktivitas warga, jembatan tersebut juga memperlancar akses anak-anak menuju sekolah di wilayah Kota Malang.
“Jembatan ini panjangnya sekitar 30 meter dan menjadi penghubung penting bagi warga di kedua sisi,” kata Dedy saat meninjau lokasi, Kamis (13/8/2026).
Awalnya, proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 35 hari. Namun, proses pengerjaan di lapangan memerlukan waktu sekitar satu bulan 20 hari karena kendala distribusi material serta tahapan pengecoran beton yang harus dilakukan secara bertahap.
Saat ini jembatan sudah dapat digunakan oleh kendaraan roda dua, meskipun pengendara masih perlu menuntun sepeda motornya saat melintas. Kodim berencana menyempurnakan konstruksi sejumlah jembatan lainnya dengan material besi baja pada bagian pijakan agar lebih aman dan nyaman dilalui kendaraan bermotor.
Dedy menjelaskan, jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi 42 KK, terdiri dari 30 KK di sisi barat dan 12 KK di sisi timur. “Di sisi barat ada 30 KK dan sebelah timur ada 12 KK,” ujarnya.
Pembangunan jembatan di Klojen bukan menjadi proyek terakhir. Pada tahun ini, Kodim 0833/Kota Malang juga menyiapkan pembangunan tiga jembatan beton lainnya, yakni dua unit di kawasan Kotalama dan satu unit di wilayah Lowokwaru.
Menurut Dedy, program pembangunan jembatan terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung di lingkungannya. Warga dapat mengajukan usulan pembangunan maupun perbaikan jembatan langsung kepada Kodim tanpa prosedur yang rumit.
“Target kami sebanyak-banyaknya sesuai arahan Bapak Kasad dan Bapak Presiden. Silakan masyarakat yang membutuhkan pembangunan atau perbaikan jembatan mengajukan ke Kodim,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat cukup menyampaikan lokasi serta kebutuhan akses yang perlu dibangun atau diperbaiki.
“Mau dibangun atau mau diperbaiki, silakan,” pungkasnya.
Peninjauan jembatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Malang M. Noer Rahman, serta Kapolsek Sukun Kompol Riyan Wahyuningtyas. Wahyu bersama Dandim Dedy juga meninjau langsung kondisi jembatan dan melintasi akses penghubung yang baru selesai dibangun tersebut.
Penulis : S Basuki






