Daerah

Masyarakat Keluhkan Abu Berterbangan dan Jalan Rusak Akibat Pemasangan Pipa di Jalan IR Sutami

×

Masyarakat Keluhkan Abu Berterbangan dan Jalan Rusak Akibat Pemasangan Pipa di Jalan IR Sutami

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Sidodadi Keluhkan Abu dan Jalan Rusak akibat Penanaman pipa Gas(SekilasMedia.com)

Asahan,Sekilasmedia.com-Kegiatan pemasangan pipa yang sedang berlangsung di Jalan IR Sutami menuai keluhan dari masyarakat sekitar, Jumat (21/8/2026). Masalah utama yang disoroti adalah debu abu yang terus berterbangan serta kondisi jalan yang amblas dan rusak, sehingga membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Keluhan warga semakin menguat karena adanya dampak lingkungan yang tidak terduga. Debu halus yang muncul dari lokasi proyek tidak hanya mengotori lingkungan sekitar, tetapi juga dilaporkan menyebabkan gangguan kesehatan berupa gangguan pernapasan bagi warga yang tinggal di sepanjang jalan tersebut.

BACA JUGA :  Penerbangan Perdana Citilink Indonesia ke Bandar Udara Dhoho-Kediri: A Gift to the Nation,Membuka Era Baru Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Selain masalah debu, pengalihan arus lalu lintas ke jalan memutar menjadi permasalahan serius lainnya. Penyebab pengalihan arus dikarenakan ada pemasangan pipa yang menggunakan alat berat bekerja ditengah jalan sehingga jalan ir sutami ditutup memaksa kendaraan mencari jalur alternatif yang kurang memadai, sehingga menimbulkan kemacatan ketidaknyamanan sekaligus risiko kecelakaan bagi pengendara.

Merespons situasi yang berkembang, masyarakat meminta pihak pelaksana proyek untuk segera menanggapi dan mengatasi keluhan tersebut. Warga berharap ada tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi infrastruktur serta meminimalkan dampak lingkungan yang merugikan warga sekitar.

BACA JUGA :  21 Pesilat di Jombang Diamankan Polisi Saat Konvoi ke Pemukiman Penduduk

Dari hasil konfirmasi di lapangan, YM selaku pengatur lalu lintas proyek menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah berjanji akan memperbaiki setiap kerusakan jalan yang timbul akibat pekerjaan galian pipa tersebut. Hal ini juga telah disepakati dalam pembahasan saat rapat desa sebelumnya.

Saat ini warga masih menunggu realisasi janji perbaikan tersebut demi kenyamanan dan keamanan bersama. Kejelasan langkah selanjutnya diharapkan dapat mengembalikan fungsi jalan dan mengakhiri keluhan yang telah dirasakan masyarakat selama pelaksanaan proyek berlangsung.