Hiburan

Musda PAMDI Jatim 2026 Digelar, 19 DPC Siap Tentukan Nahkoda Baru Periode 2026-2031

×

Musda PAMDI Jatim 2026 Digelar, 19 DPC Siap Tentukan Nahkoda Baru Periode 2026-2031

Sebarkan artikel ini
Ketua umum DPP pamdi Haji Rhoma irama membuka kegiatan musyawarah daerah DPD PAMDI secara daring .( Foto; Wibowo).

SURABAYA, Sekilasmedia.com – Masa kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Jawa Timur yang sebelumnya dinahkodai Puri Rahayu resmi memasuki masa akhir jabatan.

Momentum tersebut menjadi tonggak digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) PAMDI Jawa Timur untuk menentukan kepengurusan baru periode 2026-2031.
Musda PAMDI Jawa Timur digelar di Hotel Wyndham, Surabaya, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran DPC PAMDI se-Jawa Timur dan dibuka secara daring oleh Ketua Umum PAMDI, H. Rhoma Irama.
Mengusung tema “Bermusik dan Menghibur dengan Akhlak Mulia”, Musda tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi forum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun program dan strategi baru dalam menghadapi tantangan dunia musik, khususnya musik dangdut di era digital.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PAMDI Jawa Timur, Puri Rahayu, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda seremonial maupun rutinitas organisasi lima tahunan.

“PAMDI bukanlah sekadar agenda seremonial atau rutinitas organisasi lima tahunan. Musda adalah momentum strategis bagi kita untuk melakukan evaluasi program kerja yang telah berjalan, menyusun strategi baru dan merumuskan langkah-langkah inovatif ke depan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kolaborasi 2 Superband dan Aksi Spektakuler Limbad Jadi Magnet Utama Road to Kilau Raya Madiun

Menurutnya, sebagai organisasi yang menaungi para insan seni dangdut, PAMDI menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi dan era digital.

Karena itu, dibutuhkan inovasi dan kreativitas agar musik dangdut tetap mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus memiliki daya saing di kancah internasional.

“Kita akan terus berinovasi agar dangdut tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri serta mampu bersaing di kancah internasional,” tegasnya.

Puri juga mengajak seluruh peserta Musda untuk mengedepankan semangat kebersamaan, musyawarah mufakat dan profesionalisme dalam menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.

Ia berharap forum Musda tidak menjadi ruang untuk saling menjatuhkan, melainkan menjadi momentum untuk menyatukan visi dan memperkuat soliditas seluruh pengurus PAMDI Jawa Timur.

“Mari kita jadikan forum ini sebagai ajang untuk menyatukan visi, bukan untuk saling menjatuhkan. Siapapun yang nantinya terpilih sebagai nahkoda baru, itulah yang terbaik bagi organisasi kita. Kita harus siap mendukung dan berjalan bersama untuk membesarkan organisasi ini,” katanya.

Lebih lanjut, Puri berharap Musda PAMDI Jawa Timur dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang progresif, melahirkan kepengurusan yang solid serta menyusun program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh insan musik dangdut di Jawa Timur.

BACA JUGA :  Artotel Wanderlust Sambut Kemeriahan Hari Kemerdekaan Indonesia Dengan Meluncurkan Kampanye “Waktu Indonesia Semarak"

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para perwakilan DPC PAMDI se-Jawa Timur.
Dari total 23 DPC yang telah menerima Surat Keputusan (SK), sebanyak 19 DPC hadir dalam pelaksanaan Musda tersebut.

“Yang hadir hari ini ada 19 DPC. Dari 23 DPC yang sudah menerima SK, Alhamdulillah 19 DPC hadir semua. Luar biasa. Saya sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungannya,” ungkapnya.

Musda PAMDI Jawa Timur selanjutnya akan memasuki agenda utama, yakni pembahasan organisasi sekaligus proses pemilihan Ketua DPD PAMDI Jawa Timur untuk masa bakti 2026-2031.

Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan mampu membawa PAMDI Jawa Timur semakin solid, profesional dan adaptif terhadap perkembangan industri musik, tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak dan budaya yang menjadi bagian penting dari musik dangdut.

Dengan semangat “Bermusik dan Menghibur dengan Akhlak Mulia”, Musda PAMDI Jatim diharapkan menjadi awal bagi lahirnya program-program baru yang mampu memperkuat eksistensi para artis, musisi dan pelaku seni dangdut di Jawa Timur.

Musda kemudian dilanjutkan dengan prosesi pembukaan secara daring oleh Ketua Umum PAMDI, H. Rhoma Irama, sebelum memasuki rangkaian agenda musyawarah dan pemilihan ketua periode 2026-2031.(Wo).