Peristiwa

Bentrok Buruh Proyek di Sawangan, 1 Orang Tewas, 13 Diamankan

×

Bentrok Buruh Proyek di Sawangan, 1 Orang Tewas, 13 Diamankan

Sebarkan artikel ini
Belasan buruh terduga pelaku pengeroyokan di mes PT Tunas Jaya Sanur, diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polresta Denpasar (sekilasmedia.com/soni)

Badung, Sekilasmedia.com -Insiden perkelahian antar buruh proyek terjadi di mess pekerja PT Tunas Jaya Sanur, Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Bali.

Bentrokan tersebut mengakibatkan satu orang berinisial AW (2A) asal Sumba Barat Daya NTT meninggal dunia, dan sejumlah pekerja lainnya mengalami luka luka. Polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Sabtu (12/9) membenarkan, AW meninggal di rumah sakit pada Jumat (11/9). Terkait kasus itu polisi mengamankan 13 orang karena diduga terlibat dalam pengeroyokan.

“Hasil penyelidikan awal ada 13 orang  yang saat ini diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan intensif,” kata Adi.

BACA JUGA :  PENEMUAN MAYAT SEORANG PETANI DI TENGAH SAWAH

Berdasarkan keterangan saksi, keributan terjadi pada Minggu (6/9) sekitar pukul 23.00 Wita. Berawal dari seorang buruh Yohanes K (19) pergi ke kamar mandi dan tidak sengaja menyenggol seng hingga menimbulkan suara cukup keras.

Tidak lama kemudian petugas keamanan I Kadek Teguh Rupadana menghampiri dan menanyakan hal itu. Yohanes menjelaskan tidak sengaja menyenggol seng dan meminta maaf. Namun petugas keamanan tidak menerima alasan tersebut.

Situasi yang awalnya tenang berkembang menjadi adu argumen. Yohanes juga diminta untuk memanggil seluruh rekannya yang ada di proyek. Mendengar keributan AW yang saat itu sedang tidur kemudian bangun dan mendatangi lokasi.

“Dalam keterangan di kepolisian saat itu AW datang dengan membawa pisau,” jelasnya.

Dihadapkan para pekerja lain, AW mengatakan bahwa teman teman dari daerahnya tidak pernah membuat masalah justru yang sering membuat masalah biasanya adalah orang luar.  Ucapan itu membuat situasi panas memicu kemarahan sejumlah pekerja lain hingga terjadi aksi pemukulan hingga saling lempar batu.

BACA JUGA :  Mobil Terbakar di Sumenep, Pasutri Alami Kritis

“Mendengar perkataan itu beberapa pekerja lain marah dan melakukan pemukulan terhadap saksi serta teman temannya,” imbuh Adi.

Akibat kejadian tersebut, beberapa pekerja mengalami luka luka dan sempat diamankan ke pos security. AW mengalami luka pada bagian bibir, mata, pipi, tangan kanan dan kaki kiri.

Selain AW, terdapat sejumlah korban lainnya yang mengalami luka, di antaranya Rafael BB (22) serta beberapa pekerja lain. Para korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Penulis : Soni

Penulis: soniEditor: Kaylla