Peristiwa

Uang Setoran Tak Sesuai Jumlah, Sopir Truk di Bali Dibakar Bosnya

×

Uang Setoran Tak Sesuai Jumlah, Sopir Truk di Bali Dibakar Bosnya

Sebarkan artikel ini
Polisi melakukan olah TKP di kediaman sopir truk yang dibakar (sekilasmedia.com/hms)

Karangasem,Sekilasmedia.com-Pemuda asal Kabupaten Karangasem, Bali, berinisial I Gede S (20), mengalami luka bakar hingga 40 persen, setelah disiram pertalite dan dibakar oleh bosnya I Putu CP (39) Jumat (18/9/2026) siang.

Peristiwa itu dipicu persoalan uang setoran truk senilai Rp 8,5 juta. Pelaku diduga sengaja membakar karena merasa marah. Korban diketahui bekerja sebagai sopir truk milik pelaku.

Kasi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 Wita di kamar rumah korban, Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat.

BACA JUGA :  Tiga Rumah Rusak Berat Di Lahap Si Jago Merah

Saat itu korban sedang berbaring di kamar karena sudah dua hari tidak enak badan (sakit). Pelaku tiba tiba datang menanyakan uang setoran, namun korban hanya mampu memberikan uang dengan jumlah sedikit.

“Diduga uang yang diserahkan tidak memenuhi jumlah setoran yang harus dibayarkan Rp 8,5 juta. Pelaku marah melemparkan uang itu ke lantai,” kata Artono.

Stuasi makin memanas, terduga pelaku kemudian menyiramkan pertalite yang sejak awal dibawa ke tubuh korban serta bagian dalam kamar. Setelah itu pelaku menyalakan api hingga membakar tubuh korban serta kamar berukuran 3×4 meter.

BACA JUGA :  Dua Motor Terlibat Kecelakaan di Pertigaan Domas Trowulan, Satu Tewas Ditempat

“Korban mengalami luka bakar cukup serius dan langsung dibawa ke Puskesmas Selat lalu dirujuk ke RSUD Karangasem. Untuk kerugian kerusakan bangunan ditafsir Rp 10 juta,” jelasnya.

Di kasus ini polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman korban. Sedangkan pelaku diamankan sekitar pukul 13.10 Wita, saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Setat.

“Polisi masih mendalami dugaan penganiayaan ini, termasuk kronologi dan motif pelaku nekat membakar korban,” tandasnya.