Hukum

Lapas Lamongan Gelar Razia Gabungan, Hasil Pemeriksaan Nihil Narkoba dan Handphone Ilegal

×

Lapas Lamongan Gelar Razia Gabungan, Hasil Pemeriksaan Nihil Narkoba dan Handphone Ilegal

Sebarkan artikel ini
Lapas Kelas II Lamongan gelar operasi gabungan bersama APH perkuat keamanan dan cegah masuknya barang terlarang di dalam lapas. Hasil nihil narkoba dan Hp ilegal.(Foto: Humas Lapas Kelas II Lamongan)

Lamongan,Sekilasmedia.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan menggelar razia gabungan bersama aparat penegak hukum (APH) sebagai upaya memperkuat keamanan dan mencegah masuknya barang terlarang, termasuk narkoba dan handphone ilegal, ke dalam lapas.

Razia tersebut melibatkan jajaran Lapas Kelas IIB Lamongan bersama Kodim 0812 Lamongan, Polres Lamongan, Subdenpom Lamongan, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik.

Kegiatan dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas Lamongan. Petugas gabungan menyasar sejumlah kamar dan blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dalam pemeriksaan, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh terhadap kamar hunian serta barang-barang yang berada di dalamnya. Razia difokuskan pada barang yang berpotensi mengganggu keamanan maupun benda yang dilarang berada di lingkungan lapas.

Hasilnya, petugas tidak menemukan narkoba, handphone ilegal maupun barang terlarang lainnya dalam razia tersebut.

BACA JUGA :  Sidang Eks Bupati Malang Kembali Digelar, Agenda Pemeriksaan Saksi

Kepala Lapas Kelas IIB Lamongan, Andi Hasyim, menegaskan razia gabungan merupakan bentuk keseriusan jajarannya dalam menjaga kondisi lapas tetap aman, tertib dan kondusif.

“ Kami berkomitmen untuk terus menjaga Lapas Lamongan agar tetap aman, tertib, dan bersih dari Halinar. Sinergi bersama Kodim, Polres, Subdenpom, dan BNNK Gresik menjadi kekuatan penting dalam melakukan deteksi dini serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Menurut Andi, penggeledahan akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil. Langkah tersebut sebagai bagian dari pengawasan untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan lapas.

“ Kami tidak ingin memberikan ruang terhadap masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam Lapas. Pengawasan akan terus ditingkatkan dan seluruh jajaran diminta untuk tetap berintegritas serta menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

BACA JUGA :  Rusunawa Diduga dijadikan Tempat Transaksi Narkoba, Dua Pria di Amankan Satnarkoba Berserta Barang Bukti

Sementara itu, Kepala BNNK Gresik, Suharsi, mengapresiasi langkah Lapas Lamongan yang melibatkan berbagai instansi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“ Kegiatan seperti ini merupakan langkah konkret dalam membangun sinergi dan memperkuat upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. BNNK Gresik siap mendukung dan bersinergi dengan Lapas Lamongan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemberantasan narkotika membutuhkan kolaborasi lintas instansi. Pengawasan dan deteksi dini secara berkelanjutan dinilai penting untuk mencegah masuknya narkotika ke dalam lingkungan pemasyarakatan.

Razia gabungan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus memperkuat koordinasi antara Lapas Lamongan dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIB Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan menjaga lingkungan lapas tetap aman, tertib, kondusif serta bersih dari Halinar.