Daerah

Khataman Al-Qur’an MUI Kebomas Diwarnai Pisah Sambut Kepala KUA

×

Khataman Al-Qur’an MUI Kebomas Diwarnai Pisah Sambut Kepala KUA

Sebarkan artikel ini
Camat Kebomas Tri Joko Efendi memberikan tali asih untuk mantan Kepala KUA Kebomas (Foto: istimewa)

Gresik,Sekilasmedia.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas konsisten menjaga tradisi khotmil Qur’an yang digelar rutin setiap Jumat terakhir setiap bulan. Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan yang diikuti jajaran pengurus harian MUI Kebomas, anggota, serta utusan dari sejumlah desa dan kelurahan itu dibuka oleh Ketua MUI Kecamatan Kebomas.

Khotmil Qur’an bulan ini berlangsung berbeda karena dirangkai dengan pisah sambut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kebomas. Kepala KUA lama, KH Khalili, mendapat tugas baru di KUA Kecamatan Manyar. Posisinya di Kebomas kemudian digantikan H Naryanto yang sebelumnya bertugas di KUA Manyar.

BACA JUGA :  Bupati: Ujian Seleksi CPNS, Kami Mencari SDM Bekompeten dan Berkualitas

Dalam sambutannya, KH Khalili menyampaikan kesan mendalam selama menjalankan tugas di wilayah Kecamatan Kebomas. Ia mengaku telah merasa dekat dengan masyarakat setempat sehingga Kebomas dianggap sebagai rumah keduanya.

“ Saya dimutasi ke wilayah Kebomas sekitar enam tahun lalu, bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Meski rasanya sudah menyatu dengan masyarakat, karena tugas saya harus bergeser. Saya mohon pamit untuk mengemban amanah di wilayah Kecamatan Manyar,” ujar Khalili.

Menurutnya, selama bertugas di Kebomas, dukungan dan sambutan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kebomas yang baru, H Naryanto, meminta dukungan seluruh pihak agar dirinya dapat segera menyesuaikan diri dengan dinamika masyarakat di wilayah kerjanya.

BACA JUGA :  Aplikasi GresikSoya, Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat

“ Saya mohon izin untuk bergabung di Kebomas. Sebelumnya saya pernah bertugas di Kecamatan Balongpanggang, kemudian di Manyar selama sekitar empat tahun. Selanjutnya saya mendapat amanah untuk bertugas di Kebomas,” katanya.

Naryanto berharap sinergi antara KUA, MUI, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjaga. Menurutnya, suasana Kebomas yang dinamis dan kondusif menjadi modal penting dalam menjalankan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sekaligus menjadi momentum untuk melepas pejabat lama dan menyambut Kepala KUA Kebomas yang baru.