Daerah

Jembatan Jabung Diperlebar, Pemkab Malang Siapkan Infrastruktur Sambut Investasi di Malang Timur

×

Jembatan Jabung Diperlebar, Pemkab Malang Siapkan Infrastruktur Sambut Investasi di Malang Timur

Sebarkan artikel ini
Pengerjaan jembatan di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung terus dikebut oleh Pemkab Malang guna persiapan menghadapi pertumbuhan investasi dan munculnya kawasan industri baru (foto Basuki).

Malang,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai memperkuat infrastruktur di wilayah timur laut sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertumbuhan investasi dan munculnya kawasan industri baru.

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan pelebaran jembatan di Kecamatan Jabung. Infrastruktur ini dinilai menjadi bagian penting untuk membuka akses ekonomi sekaligus mendukung perkembangan kawasan yang dalam beberapa tahun terakhir mulai mengalami pertumbuhan permukiman dan industri.

Kecamatan Jabung saat ini tercatat memiliki sekitar 15 lokasi perumahan dan 30 perusahaan. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan arah pembangunan Kabupaten Malang yang mulai bergeser ke kawasan timur laut.

Tak hanya menjadi kawasan industri dan permukiman baru, Jabung juga memiliki potensi wisata pegunungan yang cukup besar. Sejumlah destinasi seperti Coban Jahe, Coban Siuk hingga Desa Wisata Taji Kaki Langit menjadi bagian dari potensi ekonomi yang ikut membutuhkan dukungan infrastruktur memadai.

Salah satu infrastruktur yang kini tengah dibangun adalah jembatan di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung. Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penting menuju wilayah Jabung dan saat ini dalam proses pembongkaran untuk dibangun kembali dengan ukuran yang lebih besar.

BACA JUGA :  Deklarasi Kampanye Damai Kota Malang Tahun 2024

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Chairul Isnadi Kusuma, mengatakan jembatan tersebut akan mengalami pelebaran signifikan. Dari sebelumnya berukuran sekitar 5 x 10 meter, nantinya diperbesar menjadi 13 x 14 meter.
Pelebaran dilakukan agar jembatan mampu menampung berbagai jenis kendaraan sekaligus meningkatkan kapasitas lalu lintas menuju kawasan Jabung.

“Saat ini sedang dikerjakan. Masa pelaksanaannya sekitar 180 hari dan diperkirakan akan selesai akhir Desember 2026 nanti,” ujar Chairul Isnadi Kusuma yang akrab disapa Oong, Kamis (1/10/2026).

Pembangunan jembatan tersebut dinilai memiliki arti strategis karena Jabung berada pada jalur yang menghubungkan sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Pakis. Selain menjadi akses masyarakat, jalur tersebut juga berpotensi menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi dan distribusi barang ketika perkembangan industri di kawasan tersebut semakin meningkat.

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Ali Murtadlo atau Gus Tado, menilai penguatan infrastruktur di Jabung menjadi langkah penting untuk mengantisipasi pertumbuhan kawasan perkotaan baru.
Menurutnya, kelancaran akses transportasi akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masuknya investasi sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi masyarakat.

“Jika jembatan itu sudah jadi, kami optimistis investasi akan berkembang pesat karena jalur ekonomi sudah lancar. Sebab, jembatan itu cukup strategis karena menghubungkan antara Kecamatan Pakis dan Jabung,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

BACA JUGA :  Berbagai Prestasi,  Disampaikan Dalam Paripurna DPRD Peringati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto Ke 730

Selain membangun infrastruktur fisik, Pemkab Malang juga tengah menyiapkan tata ruang sebagai fondasi pengembangan kawasan Malang Timur.

Bupati Malang HM Sanusi mendorong agar pertumbuhan desa-desa di wilayah timur laut dapat diarahkan secara terencana sehingga berkembang menjadi kawasan perkotaan baru tanpa mengabaikan fungsi ruang dan kebutuhan masyarakat.

Untuk mendukung arah tersebut, penataan zonasi atau zoning plan mulai diterapkan di sejumlah kecamatan, termasuk Jabung, Tumpang dan Pakis. Penataan dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi masing-masing kawasan agar perkembangan permukiman, industri, perdagangan, pertanian maupun sektor wisata tidak berjalan tanpa arah.

Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sejumlah wilayah tersebut kini tengah dikebut Pemkab Malang.

Dengan pembangunan infrastruktur yang berjalan beriringan dengan penataan ruang, kawasan Malang Timur diproyeksikan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi pertumbuhan ekonomi dan investasi dalam beberapa tahun mendatang.

Jabung pun tidak lagi sekadar dipandang sebagai wilayah lintasan menuju kawasan wisata pegunungan. Dengan bertambahnya industri, permukiman, potensi wisata dan dukungan infrastruktur, kawasan tersebut mulai dipersiapkan menjadi salah satu simpul pertumbuhan baru di wilayah timur Kabupaten Malang.