Peristiwa

Heboh! Mantan Kernet Bus Mendadak Sesak Napas hingga Meninggal di Terminal Kertajaya

×

Heboh! Mantan Kernet Bus Mendadak Sesak Napas hingga Meninggal di Terminal Kertajaya

Sebarkan artikel ini
Petugas dan Relawan saat akan melakukan evaluasi mayat korban di Terminal Kertajaya (Foto:Clara)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Semangkuk mie ayam menjadi santapan terakhir Edi (76) di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto. Lansia yang dikenal kerap beraktivitas di kawasan terminal itu mendadak mengalami sesak napas hingga tak sadarkan diri, Senin (5/10/26) sore.

Edi, warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, sempat duduk di sebuah warung yang berada di kawasan Terminal Kertajaya, Kecamatan Magersari. Tak lama setelah menyantap mie ayam, kondisi tubuhnya tiba-tiba melemah.

Orang-orang di sekitar warung kemudian melihat Edi menundukkan kepala di atas kursi. Warga sempat mengangkat tubuhnya setelah melihat korban seperti kesulitan bernapas. Namun, kondisi Edi terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

BACA JUGA :  Jelang Evaluasi Kinerja Pj Walikota 100 Hari Pertama, Pemkot Mojokerto Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan LPPD, LKPJ, dan RLPPD

Saksi mata, Risa Umami, mengatakan kejadian tersebut berlangsung cukup cepat.

“Awalnya (korban) makan mie di warung pojokan. Terus setelah itu kepalanya ke bawah, terus diangkat, perutnya kayak sesak akhirnya meninggal dunia,” kata Risa.

Edi bukan sosok asing bagi orang-orang di kawasan Terminal Kertajaya. Dia disebut cukup sering berada di sekitar terminal untuk menjalani aktivitas sehari-hari sebagai pemulung.

Sebelum menjadi pemulung, Edi ternyata pernah bekerja sebagai kernet bus. Risa menyebut korban pernah menjadi kernet bus berwarna hijau yang beroperasi di kawasan tersebut.

“Terakhir dia menjadi pemulung, sebelumnya pernah jadi kernet bus hijau,” ujarnya.

BACA JUGA :  Komunitas Taman Hidup Kenalkan Permainan Tradisional Lewat Festival Taman Dolanan

Risa juga mengungkapkan bahwa Edi sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya. Salah satu penyakit yang pernah dikeluhkan korban adalah diabetes.

“Sempat mengeluh sakit diabetes, pernah pulang terus kembali ke sini lagi,” ungkapnya.

Petugas yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi tubuh Edi. Jenazahnya dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan atau visum.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan saksi, Edi diduga mengalami kondisi kesehatan yang tiba-tiba memburuk saat berada di warung kawasan Terminal Kertajaya.