POLISIKU

Aduan Pertalite Langka Ditindaklanjuti, 14 Orang Dimintai Keterangan Polisi

×

Aduan Pertalite Langka Ditindaklanjuti, 14 Orang Dimintai Keterangan Polisi

Sebarkan artikel ini
Tindaklanjuti aduan masyarakat terkait kelangkaan Pertalit, Polres Gresik periksa SPBU dan meminta keterangan 14 orang diduga menggunakan sepeda motor bertangki modifikasi. (Foto: Humas Polres Gresik)

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Polres Gresik menindaklanjuti aduan kelangkaan Pertalite dengan memeriksa sejumlah SPBU dan meminta keterangan 14 orang yang diduga menggunakan sepeda motor bertangki modifikasi untuk membeli BBM bersubsidi dan menjualnya kembali secara eceran.

Sebanyak 14 orang beserta 14 kendaraan diamankan Polsek Kebomas pada Selasa (6/10/2026). Polisi menduga kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut Pertalite yang kemudian dipindahkan ke jeriken dan botol sebelum dijual kembali di warung kelontong dengan harga Rp12.000 per liter.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Gresik.

“ Berdasarkan keterangan awal, BBM tersebut dibeli menggunakan sepeda motor bertangki modifikasi. Selanjutnya, Pertalite dipindahkan ke jeriken, kemudian ke botol untuk dijual kembali di warung kelontong milik masing-masing dengan harga Rp12.000 per liter,” ujar Prasetyo.

BACA JUGA :  polsek tandes melaksanakan operasi Cipkon (Cipta Kondisi) mandiri.

Sehari setelahnya, Rabu (7/10/2026), Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Gresik mendatangi Polsek Kebomas untuk memberikan pembinaan kepada 14 orang tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya.

Petugas juga meminta mereka membuat surat pernyataan, mendata kendaraan yang digunakan, serta mengembalikan tangki sepeda motor ke bentuk semula sebelum kendaraan dikembalikan kepada pemiliknya.
Polisi Periksa Tiga SPBU

Di sisi lain, Satreskrim Polres Gresik melakukan pengecekan terhadap tiga SPBU menyusul aduan masyarakat mengenai kelangkaan Pertalite yang disampaikan melalui media sosial dan layanan pengaduan Lapor Cak Rama.

Ketiga SPBU tersebut yakni SPBU Petrokimia di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, SPBU Sentolang di Jalan Veteran, serta SPBU Veteran di wilayah Kebomas.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan keterbatasan stok hingga kekosongan Pertalite dan solar di sejumlah SPBU. Berdasarkan keterangan pengawas SPBU, kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan jalur pengambilan pasokan BBM dari Depo Surabaya ke Depo Tuban.

BACA JUGA :  Ki Manteb  : Komjen Listyo Sigit Diidentikkan sebagai Werkudoro

Polres Gresik akan melanjutkan pengawasan dan pemeriksaan secara bertahap terhadap SPBU lainnya di wilayah Kabupaten Gresik. Langkah ini dilakukan untuk memantau ketersediaan BBM sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi yang berpotensi mengganggu distribusi kepada masyarakat.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, gangguan distribusi, maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pengaduan dapat disampaikan melalui layanan Lapor Cak Rama Kapolres Gresik di nomor 0811-8800-2006 atau Call Center 110.

Polres Gresik menegaskan akan merespons aduan masyarakat dan meningkatkan pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi serta menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat.

Penulis. : Rudi
Editor. : Erik