POLISIKU

Kapolres Mojokerto Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Puri, Ingatkan Siswa Bahaya Narkoba hingga Judi Online

×

Kapolres Mojokerto Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Puri, Ingatkan Siswa Bahaya Narkoba hingga Judi Online

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mojokerto AKBP Erik Bangun Prakasa menggelar program Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 1 Puri melalui amanat upacara dan edukasi kamtibmas. Para pelajar diingatkan menjauhi narkoba, perundungan, judi online, serta menghormati guru demi masa depan yang lebih baik. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Sebagai implementasi nyata program Quick Wins Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Mojokerto terus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui Program Polisi Peduli Pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M. yang hadir sebagai Pembina Upacara di SMAN 1 Puri, Senin, (19/10/2026).

Sebelum pelaksanaan Upacara, Kapolres Mojokerto bersama Pejabat Utama Polres Mojokerto mengawali dengan melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) di depan gerbang sekolah. Inilah esensi dari “Polisi Bersama Masyarakat”, yakni Polri hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi hadir memberikan pelayanan dan keteladanan sejak pagi hari demi keselamatan siswa.

Lebih lanjut, upacara digelar dan diikuti oleh ratusan siswa/i SMAN 1 Puri. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran PJU Polres Mojokerto yakni Kasat Lantas AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S., Kasat Binmas AKP Didit, S.H., M.H., Kasat Narkoba AKP Eko Lukwantoro, S.H., serta Kepala Sekolah Sutoyo, S.Pd., M.Pd. bersama para Wakasek dan dewan guru.

Dalam amanatnya, Kapolres Mojokerto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Quick Wins Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, dimana Polri dituntut untuk semakin dekat, responsif, dan menjadi sahabat bagi semua kalangan, termasuk dunia pendidikan. Kapolres Mojokerto menekankan empat larangan keras yang harus dijauhi pelajar demi masa depan yang gemilang.

BACA JUGA :  HUT Polwan ke 72, Polres Kendal Adakan Tasyakuran Sederhana

“Pesan Kami kepada adik-adik, tidak boleh menggunakan narkoba, tidak boleh melakukan kekerasan dan bullying, tidak boleh bermain judol, tidak boleh mengakses atau melakukan tindakan pornografi. Dan pesan yang utama dari Kami, adik-adik harus hormat dengan Bapak dan Ibu Guru,” tegasnya.

“Untuk diketahui adik-adik, bahwasanya kunci kesuksesan Kami salah satunya adalah tidak pernah putus silaturahmi dengan Guru Kami. Kami yakin dan percaya, adik-adik juga bisa seperti Kami jika mau menghormati Gurunya,” ujar AKBP Erik dengan penuh motivasi di hadapan peserta upacara.

Suasana upacara dibuat semakin hidup dengan sesi kuis dan pemberian reward kepada perwakilan siswa/i. Metode dialogis ini menjadi strategi efektif untuk membangun kedekatan emosional antara polisi dan pelajar untuk menanamkan disiplin dan kesadaran Kamtibmas sejak usia dini.

Tidak hanya di SMAN 1 Puri, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh Kapolsek jajaran di sekolah-sekolah di wilayah hukum Polres Mojokerto. Mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK, para Kapolsek hadir sebagai pembina upacara untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, bahaya narkoba, kenakalan remaja, serta pentingnya tertib berlalu lintas. Hal ini menunjukkan bahwa Quick Wins “Polisi Bersama Masyarakat” dijalankan secara masif hingga tingkat Polsek.

BACA JUGA :  Sempat Kontra, Indomaret Bendunganjati Akhirnya Dapat Dukungan Warga

Program ini juga merupakan jawaban atas tantangan zaman. Kapolres Mojokerto mengingatkan kompleksitas ancaman yang dihadapi pelajar saat ini, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, intoleransi, hingga bahaya hoaks dan judi online yang marak menyasar remaja. “Jangan sampai masa depan kalian dirusak oleh narkoba. Tolong jaga terus budaya saling menghormati, jangan ada bullying,” tambahnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Puri, Sutoyo, S.Pd., M.Pd. mengapresiasi kegiatan Polisi Peduli Pendidikan ini. Ia menilai kehadiran Kapolres secara langsung di sekolah memberikan dampak psikologis positif bagi siswa. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun karakter pelajar yang disiplin, berprestasi, dan berakhlak mulia, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Kegiatan yang ditutup dengan foto bersama guru dan siswa/i SMAN 1 Puri tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polres Mojokerto tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan moral dan literasi hukum.

Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang dilaksanakan secara serentak dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran, Kapolres Mojokerto berharap kehadiran Polri di sekolah mampu mempererat sinergi, membangun kesadaran hukum, dan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berintegritas, dan siap menjadi calon pemimpin masa depan yang akan membawa Kabupaten Mojokerto semakin aman, tertib, dan sejahtera.