TENTARAKU

Mabes TNI Verifikasi Tujuh KDKMP di Mojoanyar, Fokus Kesiapan Pasokan dan Fasilitas

×

Mabes TNI Verifikasi Tujuh KDKMP di Mojoanyar, Fokus Kesiapan Pasokan dan Fasilitas

Sebarkan artikel ini
Tim 169 Mabes TNI bersama Dandim 0815/Mojokerto, Bupati Mojokerto, dan jajaran instansi terkait melaksanakan verifikasi dan validasi KDKMP di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. (foto: Arif)

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap tujuh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sekaligus mengidentifikasi kendala yang perlu diselesaikan sebelum koperasi beroperasi secara optimal.

Kegiatan dipimpin Ketua Tim 169 Mabes TNI Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugroho, Sp.THT., M.Kes. Kedatangan rombongan disambut Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., bersama Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum., serta jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo menyampaikan bahwa verval menjadi bagian penting dalam mendorong kesiapan operasional KDKMP. Menurutnya, sejumlah aspek perlu dipastikan, mulai dari ketersediaan barang yang akan dijual, kelancaran distribusi, hingga kebutuhan pendukung kegiatan koperasi.

BACA JUGA :  TMMD Akan Membangun Komunikasi dan Menghilangkan Batas Antara TNI Dengan Masyarakat

Ia berharap koordinasi lintas instansi dapat menghasilkan solusi atas berbagai hambatan yang ditemukan di lapangan. Dengan begitu, KDKMP di wilayah Mojokerto dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan serupa disampaikan Bupati Mojokerto Muhammad Albarra. Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kata dia, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kodim 0815/Mojokerto dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional KDKMP.

Pemerintah daerah berharap keberadaan koperasi tersebut mampu mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat serta berjalan sesuai tujuan program.

Sementara itu, Ketua Tim 169 Mabes TNI Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugroho menegaskan bahwa kegiatan verifikasi bukan semata-mata untuk memeriksa kekurangan, melainkan juga mencari jalan keluar atas kendala yang dihadapi pengelola koperasi.

Peninjauan langsung, menurutnya, diperlukan untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga langkah percepatan operasional dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing lokasi.

Dalam pelaksanaannya, tim juga menggelar koordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, distributor PT Pertamina, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

BACA JUGA :  Jelang Verifikasi Lapangan, Wali Kota Mojokerto Tekankan Esensi Kota Layak Anak sebagai Ikhtiar Menuju Indonesia Emas 2045

Pembahasan mencakup kesiapan pasokan beras, pupuk, dan LPG, pemenuhan persyaratan perizinan, serta rencana penyediaan layanan kesehatan dan apotek. Seluruh aspek tersebut menjadi perhatian agar kegiatan koperasi dapat berjalan dengan dukungan pasokan dan fasilitas yang memadai serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Peninjauan diawali di KDKMP Gayaman, kemudian dilanjutkan ke enam lokasi lainnya, yakni KDKMP Jabon, Ngarjo, Sumberjati, Lengkong, Kwedenkembar, dan Kwatu. Di setiap lokasi, rombongan melihat kondisi bangunan, fasilitas pendukung, serta kesiapan koperasi dalam menjalankan kegiatan operasional.

Melalui kegiatan ini, berbagai kendala yang teridentifikasi diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, pengelola koperasi, dan instansi terkait sehingga percepatan operasional KDKMP di Kecamatan Mojoanyar dapat berjalan sesuai rencana.