Daerah

Ning Ita Minta ASN Kota Mojokerto Terapkan Nilai BerAKHLAK dalam Pelayanan Publik

×

Ning Ita Minta ASN Kota Mojokerto Terapkan Nilai BerAKHLAK dalam Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan pembinaan kepada 150 ASN dari tiga dinas melalui program Ning Ita Sinar ASN. Ia menegaskan nilai BerAKHLAK harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari untuk meningkatkan profesionalisme, kinerja, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Coaching “Ning Ita Sinar ASN” yang digelar pada Senin, 19 Oktober 2026, di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.

Coaching pada 3 dinas yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), yang diikuti 150 peserta ini sebagai pembuka dari coaching selanjutnya.

Kegiatan coaching ASN dilaksanakan secara berkala, minimal satu kali dalam setahun, sebagai bagian dari pembinaan kepegawaian sekaligus upaya menyegarkan kembali pemahaman ASN terhadap tugas, tanggung jawab, hak, dan kewajibannya dalam menjalankan fungsi sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, dalam sambutannya, menegaskan bahwa pembinaan ASN merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, salah satunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ia menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kalau BerAKHLAK ini kita implementasikan dengan benar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita sehari-hari sebagai ASN, saya sangat yakin capaian kinerja kita akan baik,” tutur Ning Ita.

BACA JUGA :  Objek Wisata Kolam Renang Desa Mlaten, Diresmikan Bupati Ikhfina

Ning Ita menjelaskan, nilai Berorientasi Pelayanan harus diwujudkan melalui komitmen memberikan kemudahan kepada masyarakat. ASN perlu membangun pemahaman bahwa tugas utama pemerintah adalah melayani, bukan mempersulit masyarakat yang membutuhkan layanan publik.

“Pelayanan itu berarti memberikan kemudahan, contohnya pelayanan perizinan yang melibatkan sejumlah perangkat daerah dan sektor terkait. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat harus memiliki persepsi yang sama dalam memberikan pelayanan, sehingga proses yang dijalani masyarakat dapat lebih mudah, efektif, dan tidak berbelit-belit,” tegasnya.

Selain berorientasi pada pelayanan, Ning Ita menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap program dan kegiatan perangkat daerah. Perencanaan dan penganggaran harus selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah serta diarahkan pada pencapaian target kinerja yang terukur. Dengan demikian, setiap anggaran yang digunakan dapat memberikan hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Nilai Kompeten juga menjadi perhatian penting. Ia mengingatkan bahwa ASN memiliki hak untuk memperoleh pengembangan kompetensi, sekaligus kewajiban untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri seiring dengan dinamika regulasi, perkembangan teknologi, serta tuntutan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Menjaga Warisan Rasa,Nawang Jajakan Makanan Tradisional Di Era Modern

Sementara itu, nilai Harmonis dan Kolaboratif perlu diwujudkan melalui kerja sama yang solid, baik di dalam satu perangkat daerah maupun lintas perangkat daerah.
“Pelaksanaan program pemerintahan tidak dapat berjalan optimal apabila setiap unit bekerja sendiri-sendiri dan mempertahankan ego sektoral,” lanjut Ning Ita.

Ning Ita juga mengingatkan pentingnya nilai Adaptif agar ASN mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan kerja, perkembangan zaman, dan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik. Adapun nilai Loyal harus tercermin dalam sikap dan perilaku ASN yang menjaga kehormatan serta marwah institusi dan negara, menaati ketentuan yang berlaku, serta menjadi teladan bagi masyarakat.

Melalui coaching ini, Ning Ita berharap para peserta dapat memperbarui pemahaman sekaligus memperkuat komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Dengan begitu, setiap aparatur mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, meningkatkan kualitas kinerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Kota Mojokerto.

Kegiatan “Ning Ita Sinar ASN” menjadi salah satu upaya pembinaan berkelanjutan untuk membangun aparatur yang berintegritas, kompeten, adaptif, dan mampu bekerja secara kolaboratif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan Kota Mojokerto. (Adv)