Daerah

Pengukuhan DPC dan DPAC, PKB Kabupaten Blitar Panaskan Mesin Politik Sejak Dini

×

Pengukuhan DPC dan DPAC, PKB Kabupaten Blitar Panaskan Mesin Politik Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Saat pengukuhan DPC dan DPAC PKB Kabupaten Blitar. (foto:ddg)

Blitar,Sekilasmedia.com-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blitar mulai memperkuat konsolidasi organisasi melalui pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), Minggu (25/10/2026), di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi PKB untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan mesin politik menghadapi kontestasi mendatang.

Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, M. Rifai, menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan titik awal untuk menggerakkan seluruh kekuatan partai agar lebih siap menghadapi agenda politik ke depan.

“Pengukuhan ini titik awal menggerakkan seluruh kekuatan partai menghadapi kontestasi politik mendatang,” ujar Rifai.

BACA JUGA :  Kapolsek Benoa Polresta Denpasar Lakukan Pengecekan Senjata Api Inventaris Secara Mendadak.

Ia menekankan, kerja politik tidak bisa dilakukan secara mendadak menjelang pemilu. Sebaliknya, persiapan harus dimulai sejak dini melalui penguatan organisasi, konsolidasi kader, serta kerja nyata di tengah masyarakat.

“Pemilu itu bukan 2029, tetapi besok,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya kesiapan kader dan pengurus untuk terus bergerak tanpa menunggu momentum pemilu tiba.

Rifai menjelaskan, konsolidasi akan dilakukan terhadap seluruh struktur partai, mulai dari tingkat bawah hingga cabang, termasuk badan otonom dan para kader. Seluruh elemen diharapkan memiliki langkah dan tujuan yang sama dalam memperkuat basis dukungan PKB di Kabupaten Blitar.

BACA JUGA :  Di Hari Nan Fitri, Kodim Tulungagung Bagikan Makanan Gratis Bagi Para Pengguna Jalan

Melalui pengukuhan ini, koordinasi antarpengurus di tingkat kabupaten hingga kecamatan diharapkan semakin solid. Dengan struktur organisasi yang kuat, PKB juga dituntut mampu membangun komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat serta menyerap aspirasi yang berkembang di daerah.

Konsolidasi tersebut menjadi langkah strategis bagi PKB Kabupaten Blitar untuk memastikan seluruh jajaran organisasi tidak hanya terbentuk secara struktural, tetapi juga aktif menjalankan fungsi politik dan sosialnya.

Ke depan, tantangan PKB adalah menerjemahkan penguatan organisasi menjadi kerja nyata yang dirasakan masyarakat. Dengan demikian, konsolidasi tidak berhenti pada pengukuhan kepengurusan, tetapi berlanjut melalui program dan aktivitas kader di tingkat kecamatan hingga akar rumput.