
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Selang beberapa hari dari peristiwa Pembunuhan di Lumajang dengan motif menghadang mobil truck bermuatan pasir, dan sopirnya dianiaya hingga tewas karena gagar Otak dan patah tulang, sedangknan jazadnya di buang dan Truck nya dirampok.
Dan kini kasus serupa terulang lagi, tepatnya pada Sabtu 23 November 2019 malam, dimana terjadi pembunuhan yang menimpa korban bernama Endul (59tahun) asal Warga Dusun Karang Sejati Rt.17 Rw.08, Desa Dadapan Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Senin (25/11/2019).
Korban Endul ditemukan tewas bersimbah darah dengan posisi tergeletak dijalan, tepatnya di Dusun Sidomakmur Desa Kertowono Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang. Peristiwa tersebut tentu saja membuat geger dan meresahkan Warga Masyarakat Lumajang, apalagi di dalam kurun waktu yang belum lama ini tepatnya dibulan November 2019, telah terjadi beberapa kali kasus pembunuhan.
“Pembunuhan lagi Pembunuhan lagi, masih kemarin sopir truck pasir dianiaya dan dibunuh, dan para pelakunya sudah di tangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang. Lama-lama Kok ngeri ya mas diLumajang,” Ujar Mujib salah seorang Warga.
Ditempat yang berbeda, Kapolsek Gucialit Iptu.Rudi Isyanto., ketika dikonfirmasi oleh awak media pada Minggu (24/11/2019), bahwa pihaknya membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan,”Masih lidik untuk motif pembunuhannya, dan untuk sementara diduga urusan asmara, “ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Sebelumnya tindak pidana pembunuhan juga terjadi dan menimpa seorang sopir truk pasir yang mayatnya ditemukan di dalam jurang dibawah rerimbunan pohon bambu, tepatnya di Dusun Sumberjeting Desa Curah Petung Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang pada Kamis 21 November 2019 kemarin.
Peristiwa serupa juga terjadi pada Sabtu (16/11/2019) malam. Sanom (64) ditemukan tewas tergeletak di Dusun Curah Lapak Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, yakni dijalan dekat Yayasan Madrasah Diniyah Rodhotus Solihin. dimana korban bernama Sanom tersebut, ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan leher dan pundaknya terluka akibat senjata tajam,”Pungkasnya.(Shelor)











