TENTARAKU

Forkopimcam Dan Danramil 0821/16 Melaksanakan Gropyok Tikus Guna Mendukung Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional

×

Forkopimcam Dan Danramil 0821/16 Melaksanakan Gropyok Tikus Guna Mendukung Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Forkopimcam Dan Danramil 0821/16 Melaksanakan Gropyok Tikus Guna Mendukung Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional
foto Danramil 0821/16 Kapten Czi Heri Cahyono, bersama petani waktu melaksanakan Gropyok Tikus, di lokasi persawahan Poktani Mulyo Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (02/02/2020).
Forkopimcam Dan Danramil 0821/16 Melaksanakan Gropyok Tikus Guna Mendukung Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional
foto Danramil 0821/16 Kapten Czi Heri Cahyono, bersama petani waktu melaksanakan Gropyok Tikus, di lokasi persawahan Poktani Mulyo Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (02/02/2020).

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Danramil 0821/16 Kapten Czi Heri Cahyono, bersama petani waktu melaksanakan Gropyok Tikus, di lokasi persawahan Poktani Mulyo Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (02/02/2020).

Guna mendukung terwujudnya program Swasembada Pangan Nasional, Forkopimcam Rowokangkung terus memberikan pendampingan di bidang pertanian kepada para petani, salah satunya pemberantasan hama tikus dilahan pertanian (persawahan).

Dengan melakukan pengasapan dilubang lubang tikus, mencangkul lubang lubang tikus, dan menangkap tikus dengan jebakan, benda tumpul,dll., juga memasang racun dan mencari langsung di sarang tempat persembunyiannya adalah aksi yang di lakukan para petani.

BACA JUGA :  Program Aladin, Satgas TMMD Kodim Bojonegoro Bangun Rumah Mbah Yadi

gropyokan ini merupakan merupakan tradisi sebagian petani di beberapa daerah tertentu dengan tujuan memberantas hama tikus, ucap Heri Cahyono

“Bila ancaman serangan tikus dibiarkan dan tidak segera diatasi maka dikhawatirkan akan menjadi ancaman pada masa tanam ini, semua pasti mengetahui akibat serangan hama tikus ini, tidak sedikit petani yang gagal panen,” ujarnya

BACA JUGA :  Danramil Puri : Upacara Bendera Sarana Tanamkan Jiwa Nasionalisme

Koordinator Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Sudarsono, SP, juga mengatakan, bahwa pelaksanaan gropyokan tikus diharapkan dapat membantu petani setempat, dalam upaya untuk peningkatan swasembada pangan yang merupakan program dari Pemerintah.

“Gropyok ini adalah hal yang dilakukan secara alami dan ramah lingkungan, karena sama sekali tidak memakai bahan kimia, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kegotong-royongan,”Pungkasnya. (Doris/lor)