TENTARAKU

Dari TMMD ke TMMD, Ini Cerita Sertu Spenyel Asal Papua

×

Dari TMMD ke TMMD, Ini Cerita Sertu Spenyel Asal Papua

Sebarkan artikel ini

 

Depok, Sekilasmedia.com – Terik matahari siang itu di lokasi pelaksanaan  kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107
Kodim 0508/Depok, Korem 051/Wijayakarta, Kodam
Jaya/Jayakarta tak menyurutkan semangat Sertu Spenyel
Kandipi.

Bersama sejumlah rekan-rekannya asal Denzipur-3/ATD Kodam Jaya/Jayakarta, Sertu Spenyel mengerjakan pemasangan bekisiting di
lokasi sasaran fisik pengerasan jalan. Berbekal
pengalamannya, Sertu Spenyel mampu ‘membimbing’rekan-
rekannya dalam pemasangan bekisting.

Maklum, entah ini TMMD ke berapa yang dia ikuti. Yang
jelas, sosoknya selalu hadir dalam pelaksanaan TMMD di
seluruh wilayah Kodam Jaya/Jayakarta. Dari Bekasi di
timur, hingga Tangerang di barat. Dari Bekasi di utara hingga Depok di selatan.

BACA JUGA :  Cegah Covid-19 Babinsa 0814/10, Babinkantibmas dan Relawan Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan

“Entah sudah berapa kali TMMD, mas. Pokoknya di Jabodetabek sudah saya ikuti. Yang saya ingat kalau enggak salah dari tahun 2015 saya selalu ikut TMMD,” ujarnya.

Lahir dan besar di Papua, Sertu Spenyel merupakan abituren Pendidikan Tamtama tahun 1997. Beberapa tahun belakangan, Sertu Spenyel berdinas di Denzipur-3/ATD.

“Banyak pengalaman dan cerita berbeda-beda yang saya dapat, selama mengikuti kegiatan TMMD di berbagai daerah di wilayah Kodam Jaya/Jayakarta. Enggak banyak orang yang bisa seberuntung saya, selalu dipercaya mengikuti pelaksanaan TMMD,” ungkapnya.

Meski berdinas di satuan Zeni Tempur, Sertu Spenyel cukup cekatan di lokasi TMMD. Kalau tidak mengerjakan pengerasan jalan, ia dipercaya untuk mengerjakan renovasi rumah tidak layak huni. Padahal, dalam dinas kesehariannya, tak jarang ia melakukan tugas Jihandak, melakukan screening lokasi kegiatan VIP/VVIP di wilayah Kodam Jaya/Jayakarta.

BACA JUGA :  Sifat Tanggung Jawab Tersaji dalam latihan PBB

“Kalau saya mau bantu saudara-saudara kita yang kekurangan, belum tentu mampu. Apalagi misalnya perbaiki jalan, bangun rumah. Tapi lewat TMMD, saya bisa membantu dengan tenaga saya. Puji Tuhan saya selalu sehat untuk mengikuti TMMD demi TMMD,” tandasnya.

Lantas, sampai kapan mau ikut pelaksanaan TMMD?

“Selama masih dipercaya satuan, dipercaya komando atas, untuk membantu pelaksanaan TMMD, saya selalu siap,” pungkasnya.