Mojokerto

Puluhan Pemuda Pacet yang Hadang Pengguna Jalan Akhirnya Minta Maaf

×

Puluhan Pemuda Pacet yang Hadang Pengguna Jalan Akhirnya Minta Maaf

Sebarkan artikel ini

 

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Rapat Koordinasi dilaksanakan oleh Tiga Pilar Kecamatan Pacet untuk mengantisipasi adanya konflik sosial di masyarakat atas kejadian penghadangan dan pemukulan yang dilakukan oleh warga Pacet terhadap pengguna jalan, Senin (11/5/2020).

Peristiwa penghadangan dan penyiraman pengguna jalan ini terjadi pada hari Minggu (10/52020) tepatnya pukul 05.30 Wib di Jalan Raya Petak tepatnya di pertigaan depan Cafe Ina Dusun Kembangsore, Desa Petak, Kecamatan Pacet.

Tindakan penghadangan dan penyiraman terhadap pengendara jalan oleh warga Desa Petak Kecanatan Pacet bermula dari adanya konvoi yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor dengan membunyikan knalpot keras-keras, warga bermaksud untuk membubarkan konvoi sepeda motor yang dianggap mengganggu ketertiban masyarakat karena suara kendaraan yang memekakkan telinga.

BACA JUGA :  Pemkab Terima Bantuan 150 Paket Sembako dari PT. Karung Rosella, Segera Disalurkan

Bahkan video aksi penghadangan dan penyiraman ini sempat beredar di media sosial, untuk mengatisipasi adanya konflik sosial di tengah masyarakat, Tiga Pilar, Polsek Pacet, Koramil Pacet, Kepala Desa Petak dan Pemuda Pacet mengambil langkah cepat, dengan melakukan rapat koordinasi.

Atas peristiwa penghadangan dan penyiraman terhadap pengguna jalan tersebut pemuda Desa Petak Kecamatan Pacet berikrar dan memohon maaf atas apa yang mereka lakukan dan berjanji tidak mengulangi di kesempatan yang lain serta siap diproses secara hukum yang berlaku jika mengulangi di kemudian hari.

BACA JUGA :  Kunjungi Patung ‘Buddha Tidur’, Gubernur Khofifah : Waisak Jadi Pijakan Bangun Nilai Luhur Persaudaraan Kebangsaan

Pada kesempatan itu Kepala Desa Petak Supoyo, S.H. bersama Perangkat Desa Petak memberikan klarifikasi dan permohonan maaf atas apa yang telah dilakukan oleh warganya dan akan menjaga agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

Sementara itu di tempat dan kesempatan yang sama Kapolsek Pacet Iptu Toni Hernawan memberikan penekanan kepada warga Petak, agar tidak mudah terpancing emosi dan melakukan tindakan anarkis maupun main hakim sendiri.

“Agar peristiwa ini menjadikan pelajaran serta tidak mengulang kembali di waktu yang lain,” ujarnya.

Kapolsek Pacet juga berharap kejadian serupa tidak terjadi di tempat yang lain dan pemuda Desa Petak melakukan inovasi-inovasi yang baik untuk memajukan Desanya.