Daerah

Demo Penolakan Undang – Undang Cipta Kerja di Depan Balai Kota Among Tani Berjalan Damai

×

Demo Penolakan Undang – Undang Cipta Kerja di Depan Balai Kota Among Tani Berjalan Damai

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Para Masiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah malang raya saat gelar unjur rasa di depan Balai Kota Among Tani Kota Batu.

Batu, Sekilasmedia.com – Ratusan personil gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP kota Batu sejak pagi telah berjaga jaga didepan Balaikota AmongTani Kota Batu di Jalan Panglima Sudirman, Jumat (23/10).

Mereka mengawal dan menjaga perserta unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya.

Guna mengantisipasi segala kemungkinan yang timbul aparat keamanan memasang kawat berduri di depan Balaikota Batu serta menyiapkan kendaraan taktis yang sudah standby berupa mobil water canon, serta alat pengamanan lainya.

Berdasarkan laporan dari ketua Cabang IMM Malang Raya, Ode Rizki Prabtama, S.Pd. dalam surat pemberitahuan kegiatan kepada Polres Batu rencananya ada sekitar 200 masa pengunjuk rasa yang akan Demo. Ternyata di luar dugaan, hanya sekitar 20 orang saja yang sebelumnya terlebih dahulu berunjuk rasa di DPRD Batu.

BACA JUGA :  Polres Lamongan Ungkap Kasus Judi Online dan Amankan 28 Pelaku di Beberapa Lokasi

Ketua koordinator lapangan Ahmad Agus Muin dalam orasinya mengatakan, dengan disahkanya Omnibus Law menurutnya negara tidak berpihak kepada rakyat kecil melainkan pro terhadap investror asing demi kepentingan elit oligarki.

“Kami menolak dengan tegas Undang Undang Cipta Kerja dan meminta kepada Presiden Jokowi selaku pemimpin pemerintahaan untuk membuat Perppu pembatalan UU Cipta Kerja yang sudah disahkan,” ujar Ahmad.

Di saat yang sama Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama, S.I.M., M.I.K., menjelaskan, ia sudah melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap aksi dari IMM Malang Raya yang telah menyampaikan aspirasinya di kota Batu.

“Kami juga tadi berbaur dengan mereka melaksanakan sholat jumat berjamaah bersama. Tidak hanya itu atas nama kepolisian Republik Indonesia dan Polres Batu beserta jajajaran mengucapkan terima kasih serta penghargaan dan apresiasinya kepada peserta demo yang telah berjalan dengan santun, damai, dan penuh kekeluargaan sehingga situasi Kantibmas dikota Batu tetap kondusif,” ujar Harviadhi

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Lepas Keberangkatan CJH Kloter 29 Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH). Hari ini, Bupati Mojokerto melepas keberangkatan CJH kelompok terbang (kloter) 29 di Halaman Kantor Bupati Mojokerto, Kamis (23/6) petang. Dalam kesempatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberangkatkan CJH kloter 29 sejumlah 128 orang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko melepas keberangkatan CJH yang kedua kalinya. CJH asal Kabupaten Mojokerto kloter 29 ini dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pukul 20.00 WIB. Dan akan terbang ke tanah suci pada Jumat (24/6) pukul 19.05 WIB. Bupati Ikfina mengimbau, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Ikfina saat naik di salah satu bus rombongan CJH. “Saya ucapkan selamat jalan, semoga semua diberi kelancaran, semua sehat, semua diberi kesabaran. Saya tunggu kedatangannya nanti dalam kondisi semuanya haji yang mabrur. Sekali lagi saya ucapkan selamat jalan, dinikmati ibadahnya, semoga semuanya lancar barokah,” ungkapnya. Pada keberangkatan sebelumnya, Bupati Ikfina berpesan, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. "Selama nanti perjalanan maupun selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, saya minta tolong, tetap menggunakan masker, karena selain Covid-19 masker ini dapat melindungi kita dari penularan berbagai virus penyakit yang lain yang kita tidak tahu bisa saja penyakit itu dibawa oleh para jemaah haji dari berbagai tempat dari seluruh penjuru dunia," ujarnya. Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan kepada CJH asal Kabupaten Mojokerto ini, agar selalu membawa dan menggunakan hand sanitizer dalam pelaksanaan ibadah haji. "Yang kedua, saya minta tolong kemana-mana bawa hand sanitizer, jadi nanti kalian dimana pun sebelum kalian memegang area wajah, sebelum kalian wudhu, dan sebelum kalian membuka masker atau mengganti masker, minta tolong kalian pakai hand sanitizer", bebernya. Dalam melaksanakan ibadah haji, Ikfina juga berharap, para CJH dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk melaksanakan ibadah selengkap-lengkapnya. "Fokus ibadah, yang di rumah sudah ada yang menjaga, mudah-mudahan diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah dan saat nanti pulang dengan membawa barokah nikmat haji mabrur," pungkasnya.

Menurut Kapolres Batu, untuk itu personil yang diterjunkan dalam aksi demo kali ini sekitar 400 personil terdiri dari, 2 SSK personil dari Polres Batu, 2 SST personil BKO dari Polres Malang Kabupaten, 1 SST personil BKO dari Polres Kediri Pare, 2 SST personil BKO dari TNI yang dipimpin Pabung dan 1 SST dari Satpol PP kota Batu.

Harviadhi menambahkan, ia juga menganalisa dan memperhitungkan potensi potensi kerawanan yang akan timbul. “Pada prinsipnya kami ingin kota Batu tetap aman dan kondusif,”paparnya.

“Floting pengamanan juga tidak hanya dilakukan di Balaikota dan DPRD saja tetapi dijalur yang dilewati oleh para pendemo karena disitu ada sentral ekonomi dan obyek vital yang perlu pengamana,”pungkas Kapolres Batu. (BAS)