Daerah

Memasuki Musim Penghujan BPBD Kota Batu Ingatkan Warga Tetap waspada

×

Memasuki Musim Penghujan BPBD Kota Batu Ingatkan Warga Tetap waspada

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Ilustrasi.

Batu, Sekilasmedia.com – Tercatat selama bulan Oktober 2020 terdapat 6 bencana dan 2 musibah yang melanda Kota Batu. Bencana dan kejadian itu masih didominasi dengan tanah longsor dan angin kencang.

Selain itu, jumlah kejadian bencana dan musibah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan September.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu saat ditemui awak media, Senin (2/11) mengatakan bahwa jika pada bulan Oktober bencana dominasi tanah longsor dan pohon tumbang akibat angin kencang, di bulan sebelumnya hanya mendominasi hanya angin kencang.

“Kalau September bencana yang mendominasi angin kencang sehingga banyak pohon tumbang, kali ini Oktober ditambah dengan tanah longsor,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bimtek LAPOR!-SP4N Pemkab Mojokerto, Wabup Tegaskan Tata Pemerintahan Yang Bersih dan Transparan.

Ia merinci, bencana dan musibah itu tersebar di tiga kecamatan yakni, Batu, Junrejo, dan Bumiaji. Di Kecamatan Junrejo ada di Desa Beji sebanyak satu bencana. Lalu di Kecamatan Batu ada di Desa Sumberejo dan Kelurahan Sisir, ke duanya terdapat satu kejadian bencana.

“Sedangkan di Kecamatan Bumiaji di kawasan Desa Pandanrejo, Desa Sumberejo, dan Desa Giripurno, yang seluruhnya terdapat satu kejadian bencana,” tambahnya.

Selain itu untuk musibah akibat pohon tumbang itu ada di kawasan Kecamatan Batu, berada di Desa Sidomulyo, dan Kelurahan Sisir.

Kejadian bencana yang terjadi itu yakni, banjir, angin kencang, kebakaran lahan, tanah longsor, dan pohon tumbang. “Dua bencana yang terjadi tanah longsor, dua bencana pohon tumbang, dan angin kencang,” ujar Agung.

BACA JUGA :  Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai

Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa seperti hari ini terjadi bencana pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Dusun Binangun, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji. Angin kencang yang terjadi itu lantaran hujan yang mengguyur sejak malam hingga dini hari disertai angin yang tak kunjung reda.

“Sehingga mengakibatkan dahan pohon patah berdiameter 30 centimeter, dan panjang 5 meter. Yang menimpa kabel dan menutup sebagian badan jalan,” imbuhnya.

Memasuki musim penghujan, ia pun menghimbau agar masyarakat selalu waspada akan potensi bencana yang terjadi disekitar. (BAS)