Daerah

KOMUNITAS LAWANG MENGAJAK ELEMEN MASYARAKAT PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN DAN ANTISIPASI ADANYA BANJIR

×

KOMUNITAS LAWANG MENGAJAK ELEMEN MASYARAKAT PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN DAN ANTISIPASI ADANYA BANJIR

Sebarkan artikel ini

Malang sekilasmedia.com Kecamatan Lawang tergolong tempat yang wilayahnya sangat luas, selain merupakan pintu masuk bagian utara Kabupaten Malang, Kecamatan Lawang Juga banyak menyuguhkan tempat wisata dan banyak memiliki sungai atau perairan, tak heran kalau masyarakat daerah lain menyebutkan Kota Lawang ini dengan kata lain yaitu kota seribu sumber, didukung dengan banyaknya daerah disekitar Lawang yang depannya memakai nama sumber (mata air).

Namun kesadaran masyarakat sendiri maupun pengembang (Perusahaan) khususnya disekitar perairan atau sungai juga sangat diperlukan, sepertihalnya jangan merusak ekosistem tumbuhan disekitarnya, jangan membuang limbah bau berbahaya ke sungai, membuang sampah sembarangan, hal ini Diduga kuat dapat menyebabkan terjadinya Bencana banjir dan longsor, yang lebih parah lagi dapat menimbulkan sarang penyakit serta menjadikan pemandangan yang tidak indah lagi dan bau.

Dalam hal ini, Organisasi dan Komunitas yang ada di Kecamatan Lawang bersama lapisan masyarakat mengajak seluruh elemen masyarakat Lawang tergugah, untuk Baksos peduli terhadap lingkungan dan antisipasi dengan adanya banjir. Sperti yang disampaikan Cusy (32) Kamis (18/10/2018) kepada wartawan sekilasmedia.com,” Kami telah mensurvei keseluruhan jembatan sungai diwilayah Lawang, dan mendapati ada 34 titik jembatan sungai besar maupun kecil, ada langkah yg ingin saya capai disana, dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukannya bersih – bersih, langkah kecil ini diawali dengan memasang banner peringatan seperti foto ini. Potensi banjir dilawang memang tergolong rendah, tapi dengan masih adanya kebiasaan membuang sampah disungai, wilayah kita (Lawang) menjadi penyebab banjir tahunan yang kerap terjadi diwilayah Pasuruan akibat dampak (salah satunya) membuang sampah disungai,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Mas Wabup Mojokerto Salurkan Bantuan Material untuk Warga Terdampak Angin Kencang

“Dengan adanya papan peringatan ini, semoga kita dimudahkan oleh Tuhan untuk mengurangi orang – orang yang masih senang membuang sampah disungai, dan kita tidak bisa berharap lebih, sehingga papan peringatan ini di cover oleh otoritas setempat, maka saya berniat mengumpulkan *Petisi* dan tanda tangan siapa saja warga lawang yang tergerak untuk ikut melakukan langkah awal ini,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kapolres Gresik Pimpin Sertijab Wakapolres Gresik

“Mudah – mudahan keinginan ini bisa didukung seluruh elemen masyarakat dan dikabulkan oleh Tuhan, sehingga menjadikan langkah awal dalam memesrai lingkungan,
Selain itu ada banyak generasi muda di Lawang yang memiliki potensi, baik dalam hal penulisan, kesenian, otomotif dan jenis kreatifitas lain dan sangat disayangkan jika tidak ada wadah atau tempat bagi itu semua (entah pemerintahan sektor lawang ini tidak melihat potensi, atau keterbatasan personil atau yang lain), dan satu lagi yang terpenting, saya secara pribadi maupun organisasi Lawang Rescue, Lawang Street Crew dan teater pintu (BUKAN BINAAN SIAPAPUN…!) semua tak rangkul, jangankan pejabat, preman, waria, habib, pengamen dan lain sebagainya, bahkan gendruwo, wewegombel juga ya saya kawani, jadi jangan berjualan hasil keringat temanmu, dengan kata “Bismillaahirrahmaanirrahiimi”
Tandang sak tuntase
Seduluran sak lawase
Salam hangat
Punx Not Dead
Lawang 181018 CUSSY
Moch Wahyu Chabibie Hizbullah,” Pungkasnya.