Budidaya Jeruk Siam Hantang Sangat Menggiurkan di Tengah Pandemi Covid-19

×

Budidaya Jeruk Siam Hantang Sangat Menggiurkan di Tengah Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini

Malang, Sekilasmedia.com – Sejumlah warga di Kabupaten Malang Jawa Timur mulai membudidayakan jeruk Siam Hantang. Pasalnya buah yang kaya dengan vitamin C ini, saat panen bisa menghasilkan omzet ratusan juta hingga Milyaran rupiyah setiap bulannya.

Menurut penggagas budidaya jeruk Siam Hantang, Wahyu Nurcahaya mengatakan bahwa menanam jeruk Hantang dinilai cukup menjanjikan. Di tengah pandemi COVID-19, permintaan pada buah tersebut tidak surut, bahkan terus meningkat, dimana penjualan jeruk Siam Hantang hingga ke luar kota, seperti Jakarta dan Pasuruan, Surabaya. Peminatnya adalah supermarket-supermarket dan toko buah.

“Sentra penanaman jeruk Siam Hantang di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, terdapat sekitar 25.000 pohon jeruk Siam Hantang, atau sekitar 50 Hektare se-Kecamatan Ngantang. Tanaman jeruk itu dikelola oleh petani setempat, yang beromset 400jt Perbulan, hingga Rp 6Millyaran Pertahun” terang Wahyu.

BACA JUGA :  Transmart sasaran pertama sidak disperindag sidoarjo

Menurut Wahyu bahwa saat usia tanaman hampir 3 tahun, per 100 pohon jeruk petani bisa memanen antara 150 hingga 300 kg. Atau sekitar 9 hingga 1.2 ton per bulan.

“Untuk harga, tergolong sangat bagus. Setiap kilogramnya jeruk Siam Hantang di pasaran masih tergolong paling tinggi dijual seharga Rp 15 ribu di tingkat eceran,” lanjut Wahyu.

Lebih lanjut menurut Wahyu bahwa setiap bulannya, petani bisa meraup omzet antara Rp 20 juta hingga Rp 35 juta. Sementara itu, jeruk Siam Hantang tak mengenal musim alias bisa dipanen kapanpun. Saat ini pihaknya masih mencari formula supaya bisa meningkatkan pendapatan para petani. Salah satunya dengan membuat konsep, dari hulu hingga hilir.

“Para petani Jeruk Siam Hantang masih butuh bimbingan serta dorongan dari Pemerintah. Petani Jeruk Siam Hantang berharap adanya Campur Tangan Pemerintah baik Daerah Provinsi maupun Pusat. Dimana salah satu upaya untuk terus mengembangkan jeruk Siam Hantang, termasuk membuatnya menjadi perusahaan yang berbasis Korporasi. Diharapkan bisa membuat buah ini semakin dikenal dan diminati” tuasnya.

BACA JUGA :  Bagus Yudhi, Penggagas Kampung Trader Agar Melek Financial

Sebagai informasi, Malang terkenal dengan keberadaan jeruk jenis Siam Madu, Keprok Batu 55 serta varietas Rimau Gerga Lebong (RGL) yang menjadi ikon Kabupaten Malang.

Di Tempat terpisah salah satu petani binaan Wahyu Nurcahaya, Heru juga sangat mendukung pengembangan Budidaya Jeruk Siam Hantang ini, pasalnya Jeruk ini memang betul betul mempunyai tekstur dan rasa yang tak kala dengan buah impor.

“Oleh sebab itu pengembangan Buah Jeruk Siam Hantang ini adalah langkah yang pas, dan harus di dorong oleh stek holder bagi para pemangku kebijakan, saya yakin kalau Jeruk Siam Hantang ini di kembangkan Secara luas, dan sedikit di sentuh oleh para Ahli nya, Jeruk Siam Hantang akan jadi Komunitas Andalan buah di tingkat Nasional, “harap Heru. (BAS)