Surabaya (Sekilasmedia. Com) -Setelah ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur atau Bupati Jombang saudara Nyono Suharli Wihandoko terkena Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) oleh KPK dan ketua DPD DKI Jakarta atau anggota DPR RI serta Calon Bupati Subang yang merupakan kader Golkar baru-baru ini menjadi perhatian serius ketua umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto.
Pengurus Partai Golkar di Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur kedepan diharapkan memenuhi PDLT atau pengabdian, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela demikian tanggapan
Haris Subagio sebagai Tokoh Muda Partai Golkar dari daerah pemilihan V jawa timur yang meliputi daerah malang raya yang melihat bakal calon ketua DPD Partai Golkar kedepan.
Menurut Haris Subagio kader dari Aktivis Partai Golkar menyampaikan aspirasi tersebut
dalam rangka menghadapi Musdalub DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur . Bahwa
masalah PDLT mutlak menjadi prasyarat bagi pengurus Golkar disemua tingkatan, mulai dari
DPP sampai dengan Komdes/Komlur.
Masih kata Haris Subagio , jika partai golkar mengadakan musdalub :maka sudah menjadi
syarat mutlak memilih calon yang tidak pernah terkait dengan unsur legeslatif maupun eksekutif untuk periode tahun politik ini yang rentan dengan isu kasus korupsi dan mudah menjadi sasaran tembak partai lain.
Karena itu disamping harus berpedoman pada PDLT`atau yang punya Prestasi ,Didikasi,
loyalitas serta tidak tercela, juga kapasitas dan kapabilitas yang cukup. Intinya tokoh yang memimpin jawa timur harus lebih bersih dari berbagai kasus yang tidak akan menyebabkan
merosotnya perolehan suara golkar serta elektabilitas partai demi memenangkan partai Golkar di jawa timur baik pilkada tahun 2018 maupun Pileg dan Pilpres tahun 2019.
,”Ini semua akan terwujud jika tokoh atau kader yang terpiih adalah yang mampu berkerja bersama serta membangun sinergitas antara pengurus secara vertikal maupun horizontal.
Untuk tercapainya Musdalub yang baik adalah dalam bentuk atau wujud keberpihakan DPP Partai Golkar memberi ruang yang seluas-luasnya kepada daerah untuk mengatur dan melaksanakan semua kegiatan musdalub ini harus dilakukan oleh DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur sendiri agar terbentuk sinergi yang aktif dengan DPD Kabupaten /Kota Partai Golkar untuk mewujudkan asas demokrasi yang transparan tanpa paksaan, intervensi dan tekanan kepada Voter DPD Partai Golkar Kabupaten atau Kota .
Demikian juga Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur atau bakal calon ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur harus melakukan proses Musdalub ini tanpa money politik serta transparan , tanpa tekanan / intimidasi dan paksaan juga . Biarlah DPD tingkat II mempunyai keleluasaan untuk menentukan pemimpin terbaik menurut mereka,” ujar Haris Subagio.
Ditambahkan Haris Subagio sebagai salah satu tokoh muda yang bisa sebagai calon alternatif
yang bisa memimpin jawa timur, juga menyoroti Dewan Pimpinan Daerah tingkat II harus
mempunyai tanggung jawab terhadap pelaksanaan Musdalub ini , dengan menjadi voter yang
baik , tidak melakukan money politik dan politik yang pragmatis yang akan menghancurkanpartai kedepannya.
Kalau Partai Golkar dijawa timur tidak memperhatikan hal tersebut maka sudah jelas Partai Golkar akan terjebab pada pola lama yang akan dianggap rakyat sebagai voter Partai Koruptor . Apakah kita mau …? Harapan kita , Golkar harus Bangkit, Jaya , Menang baik
pilkada 2018 maupun Pileg dan Pilpres 2019,” Pungkasnya. (wo)




