Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., melakukan kunjungan kerja di Kab. Lumajang.

×

Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., melakukan kunjungan kerja di Kab. Lumajang.

Sebarkan artikel ini

Lumajang(sekilasmedia.com)
Mentan RI bersama rombongan mengunjungi area persawahan Desa Wonorejo, Kec. Kedungjajang, Kab. Lumajang, Kamis (24/5/2018). Kunjungan itu, memberi spirit bagi para petani di daerah. Mentan RI mendorong petani di dalam upaya mengoptimalkan  alsintan (alat mesin pertanian) di daerah tersebut.
Kedatangan rombongan Mentan RI disambut Plt. Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes., dan anggota Forkopimda Kab. Lumajang.

Pada kesempatan tersebut, Mentan RI mengajak petani berdialog secara langsung, menyampaikan permasalahan, harapan serta aspirasi.
Ia menyampaikan penggunaan alsintan (alat mesin pertanian) sangat dibutuhkan masyarakat, untuk meningkatkan produktifitas dan efesiensi proses pengerjaan sawah. Penggunaan alat mekanik pertanian ditujukan agar biaya pengolahan lebih minim, sangat membantu proses pertanian, serta mempercepat produksi pertanian.          “Alsintan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi dan produktifitas petani”, ungkapnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kualitas Prajurit, Kodim 0815/Mojokerto Selenggarakan Latnister

“Jangan biarkan lahan pertanian tidur, kalau alat pertanian pertanian bergerak pasti ada hasil perekonomian yang bergerak”, tambahnya.

Mentan RI, meminta  Kepala Dinas Pertanian memaksimalkan penggunaan alat pertanian yang sudah diberikan negara semaksimal mungkin.                “Saya minta kepada para direktur, kepala dinas tidak ada alat pertanian  traktor tidur dirumah, jangan sampai jadi pajangan di rumah, kalau tidak akan kami pindahkan ke kelompok tani lainnya”, tegasnya.

BACA JUGA :  Pererat Silaturahim Dengan Ulama Dan Tokoh Agama, Danramil 0815/01 Prajurit Kulon Hadiri Haul Di Ponpes Nurul Huda

Mentan RI meminta agar biaya sewa traktor di seluruh kelompok tani tidak memberatkan para petani, seperti halnya yang terjadi di Desa Wonorejo, Kec. Kedungjajang ini. Sejauh ini, harga sewa tracktor kurang lebih 800rb/hektar. Ia meminta secara tegas, harga sewa traktor diturunkan menjadi 600rb/hektar. Hal ini ditujukan agar semakin banyak para petani yang bisa mengambil manfaat dari alsintan yang diberikan pemerintah,”pungkasnya(kar)