Sekilasmedia. Com-Stadion Luzhniki di Kota Moskow Rusia, menjadi saksi penantian dalam rentang waktu yang sangat panjang atas terwujudnya prestasi sepakbola negeri beruang putih ini, usai Rusia menekuk Spanyol lewat drama adu pinalti dengan skor 4-3, setelah 2 x 45 menit waktu normal ditambah 2 x 15 menit tambahan waktu, kedudukan masih sama kuat 1-1. Hasil ini sekaligus memastikan 1 tiket menuju perempat final bagi Rusia dan Spanyol sudah dipastikan tersingkir dari ajang turnamen 4 tahunan ini.
Tim asuhan Fernando Ruiz Hierro, terpaksa harus angkat koper lebih awal dari perhelatan Piala Dunia ini dan tentunya berbeda dengan Stanislav Cherchesov, yang sukses mengantarkan Rusia melaju ke babak berikutnya.
Igor Akinfeev menjadi pahlawan bagi Rusia ,usai berhasil menggagalkan 2 tendangan pinalti Spanyol, Jorge Resurrección Merodio dan Iago Aspas. Sedangkan 4 penendang Rusia, Fyodor Smolov, Sergei Ignashevich, Aleksandr Golovin dan Denis Cheryshev, sukses menjaringkan bola ke gawang Spanyol yang dijaga David de Gea. 3 penendang dari Spanyol, Sergio Ramos, Gerard Piqué dan Andrés Iniesta Luján, tak mampu menyusul selisih 1 gol dalam drama adu pinalti ini.
Rusia sebenarnya masih memiliki jatah 1 tendangan pinalti, tetapi kemenangan yang sudah pasti diraihnya, secara otomatis tidak lagi mempengaruhi hasil pertandingan.
Di pertandingan waktu normal, Spanyol benar-benar menguasai jalannya pertandingan, hal ini bisa dilihat penguasaan bola 79% berbanding 21% dan Rusia cenderung bermain secara defensif alias bertahan. Tercatat, Spanyol berhasil melakukan 24 kali tendangan yang diarahkan ke pertahanan lawan dan 9 kali terarah ke gawang. Sebaliknya, Rusia hanya memiliki kesempatan 7 kali tendangan kearah pertahanan Spanyol dan 1 diantaranya terarah ke gawang.
Dibabak pertama, Spanyol unggul terlebih dahulu di menit ke-12, usai Sergio Ramos berduel di dalam kotak pertahanan Rusia, tetapi dengan tidak sengaja, bola membentur Sergei Ignashevich yang mengakibatkan terjadinya gol. Unggul 1-0 tak menyurutkan Spanyol untuk menggempur Rusia.
Bencana bagi Sanyol akhirnya terjadi, kala tendangan set piece Artem Dzyuba, mengenai tangan Gerard Piqué. Usai melihat tayangan VAR (Video Assistant Referee), Bjoern Kuipers menunjuk titik putih di kotak pinalti. Kesempatan untuk menyamakan kedudukan tidak disia-siakan Artem Dzyuba, usai bola berhasil menjebol gawang yang dijaga David de Gea, skorpun berubah 1-1.
Berlanjut di babak kedua, Spanyol masih tetap tidak mengendurkan serangannya ke jantung pertahanan Rusia dan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan di waktu normal, skor tetap tidak berubah ,sama kuat 1-1. Di babak tambahan waktu 2 x 15 menit, Spanyol masih tetap menguasai jalannya pertandingan, tetapi sangat disayangkan, disiplinnya pertahanan Rusia dalam menjaga segala pergerakan pemain lawan, memaksa pertandingan dilanjutkan lewat adu pinalti.
Wasit yang memimpin jalannya pertandingan di babak perdelapan final ini, Bjoern Kuipers asal Belanda, sempat mengeluarkan 3 kartu kuning, 1 untuk Gerard Piqué dari Spanyol serta 2 untuk Ilya Kutepov dan Roman Zobnin dari Rusia.
Prestasi terakhir Rusia di ajang Piala Dunia ,diraih pada edisi tahun 1966 di Inggris, kala itu, negara ini masih bernama Uni Sovyet dan prestasi yang diraihnya ialah berada diperingkat keempat, usai dikalahkan Portugal 1-2 pada perebutan tempat ketiga dan dikalahkan 1-2 dari Jerman Barat di partai semi final.
Satu-satunya prestasi Rusia atau Uni Sovyet ,dengan hasil juara, terjadi pada tahun 1960, usai menaklukan Yugoslavia 2-1 dipartai final Piala Eropa yang berlangsung di Perancis.
Di 3 piala dunia terakhir, Rusia gagal melaju ke babak perdelapan final. Di Piala Dunia edisi tahun 2014 di Brasil, Rusia hanya menempati posisi ketiga dibawah Aljazair dan diatas Korea Selatan pada babak penyisihan group. Pada Piala Dunia edisi tahun 2010 di Afrika Selatan dan Piala Dunia edisi tahun 2006 di Jerman, Rusia gagal lolos ,usai kandas di babak play off zona eropa.
Hasil yang sedikit cukup membanggakan terjadi kala Rusia tampil di Piala Eropa edisi tahun 2008 di Austria dan Swiss. Saat itu, secara mengejutkan Rusia mengalahkan Belanda dengan skor 3-1 di partai perempat final dan harus tumbang ditangan Spanyol dengan skor 0-3 di partai semi final. (dodik)







