Daerah

PEMKAB BANGLI TUNDA PEREKRUTAN  CPNS, JATAH 226 PAN-RB HANGUS

×

PEMKAB BANGLI TUNDA PEREKRUTAN  CPNS, JATAH 226 PAN-RB HANGUS

Sebarkan artikel ini
Ft. Ilustrasi

Bangli Bali,Sekilasmedia.com-
Sejumlah warga Bhukti Mukti Bhakti (julukan daerah-red) menyayangkan sikap Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Bangli, Ni Putu Koesalereni, yang telah memutuskan untuk menunda rekrutmen CPNS tahun 2018. Itu karena Pemkab Bangli tidak memiliki anggaran untuk proses rekrutmen yang dimaksud.

Menyikapi statement dari Ka-BKD-PSDM seorang tokoh masyarakat Dr.Drh.Komang Suarsana, MMA, angkat bicara dan menyayangkan, stidaknya Pemkab Bangli mengambil langkah bijak untuk meninjau ulang keputusan tidak melakukan rekrutmen CPNS tahun 2018 karena alasan tidak tersedianya anggaran sangat tidak tepat.

BACA JUGA :  Jajaran External PT BSI Sambut Hangat Kedatangan PABDESI Banyuwangi

Terlebih kata Suarsana, keputusan menunda rekrutmen itu menimbulkan kerugian jauh lebih besar bagi daerah dan masyarakat Bangli. Pasalnya, tahun 2018 Pemkab Bangli telah mendapat jatah sebanyak 226 dari Kementerian PAN-RB. Yang oleh Pemkab Bangli, tetap menunda perekrutan CPNS hingga tahun 2019.

” Alasan pemkab itu bisa dikatakan masuk akal. Tapi persoalan tata kelola anggaran mestinya tidak merugikan kepentingan masyarakat dan hak azasi mereka untuk mendapatkan kehidupan yang layak sebagai PNS, ” kesal Suarsana yang juga mantan ketua KPID Bali ini.

Disebutkan, ada beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan Pemkab untuk meninjau ulang keputusannya. Dimana jatah sebanyak 226 sudah diberikan Kementerian PAN-RB atas pengajuan jatah yang diminta, sangat disayangkan kalau jatah itu hangus. Bahkan kebutuhan akan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik di Kab Bangli masih sangat besar, terbukti dengan masih banyaknya tenaga kontrak di kedua sektor tersebut.

BACA JUGA :  Tradisi Rebo Wekasan Desa Suci Kembali Digelar, Polisi di Gresik Lakukan Pelayanan Masyarakat

Sementara kesempatan mengikuti rekrutmen CPNS sudah ditunggu-tunggu cukup lama oleh ribuan peserta dari masyarakat Bangli. ” Bisa dibayangkan bagaimana kekecewaan mereka ketika kesempatan itu ditutup ” ungkapnya.

Ia berharap Bupati Bangli bisa mengambil langkah bijak untuk berpihak kepada rakyat, sehingga masyarakat Bangli tidak minder (berpaling) dengan saudara-saudaranya di kabupaten lain di Bali. (son)